Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyambut baik paket stimulus ekonomi senilai Rp24,44 triliun yang diluncurkan pemerintah. Menurutnya, itu adalah langkah cepat dalam merespons sinyal perlambatan ekonomi nasional. Paket tersebut ialah tambahan bantuan sosial (bansos), diskon transportasi, diskon tarif tol, bantuan subsidi upah (BSU), dan perpanjangan diskon iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK)
"Stimulus ini sebagai respons cepat terhadap sinyal perlambatan ekonomi nasional, yang terlihat dari pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 yang hanya mencapai 4,87%," ungkap Shinta kepada Media Indonesia, Selasa (3/6).
Stimulus itu dinilai tepat karena fokus pada penguatan daya beli masyarakat dan menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global yang meningkat. BSU sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan ke depan dianggap sebagai kebijakan yang positif, meskipun pelaksanaannya tetap perlu dipantau agar tepat sasaran.
Kendati demikian, dunia usaha mencatat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pelaksanaan program perlu dilakukan secara tepat waktu dan terkoordinasi agar dampak ekonominya bisa dirasakan pada kuartal II dan III 2025.
"Itu menjadi periode penting untuk pemulihan ekonomi," ucap Shinta.
Catatan lainnya, stimulus juga perlu mencakup kelompok kelas menengah yang kontribusinya terhadap konsumsi nasional cukup besar, namun hal ini kerap luput dari perhatian pemerintah. Shinta menyebu data menunjukkan bahwa jumlah kelas menengah menurun hingga 9,5 juta orang dalam periode 2019–2024. Perluasan insentif bagi pelaku usaha, terutama di sektor padat karya, juga penting. Ini termasuk insentif fiskal, kemudahan perizinan, deregulasi, serta akses pembiayaan yang lebih mudah.
"Perpanjangan diskon iuran JKK adalah langkah baik, namun masih perlu tambahan insentif lain yang lebih langsung mendukung sektor industri padat karya," kata Shinta.
Dia menekankan penguatan konsumsi sebaiknya juga dibarengi dengan dukungan pada sisi produksi, agar pertumbuhan tidak hanya jangka pendek, tapi juga menjaga keberlangsungan industri dan penciptaan lapangan kerja. Apindo juga mendorong agar paket stimulus ini menjadi bagian dari kebijakan yang lebih menyeluruh, yakni kombinasi dari dorongan konsumsi, investasi, ekspor, insentif produksi, serta stabilitas kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. (E-3)
STIMULUS ekonomi nasional tidak cukup efektif mendorong daya beli tanpa fokus regional, khususnya di Sumatra yang terkena bencana.
Pemerintah menyalurkan tambahan BLT sebesar Rp300 ribu per bulan untuk 35 juta keluarga penerima manfaat mulai Oktober hingga Desember 2025
DPR menyambut positif paket stimulus ekonomi terbaru pemerintah. Hal itu mencakup perpanjangan bantuan langsung tunai (BLT) dan perluasan program magang nasional.
Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan Program Magang Nasional 2025 yang ditujukan untuk 20 ribu fresh graduate perguruan tinggi.
Pemerintah juga memperhatikan pola belanja kementerian dan lembaga sebagai langkah menjaga laju pertumbuhan ekonomi.
98 Resolution Network kembali mendampingi kegiatan sosial #Warga Peduli Warga melalui pembagian 1.000 paket sembako oleh BUMN Pertamina Gas Negara (PGN).
Pemerintah juga memperhatikan pola belanja kementerian dan lembaga sebagai langkah menjaga laju pertumbuhan ekonomi.
ARAH pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai semakin suram. Indikator-indikator utama terus melemah, kebijakan publik dianggap belum efektif.
GURU Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Profesor Telisa Aulia Falianty berpandangan lonjakan utang luar negeri berkaitan erat dengan kondisi perekonomian nasional.
Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,7% pada 2025, dan naik tipis menjadi 4,8% pada 2026.
Kesiapan SDM menjadi pilar utama dalam menjaga daya saing industri manufaktur Indonesia khususnya di tengah dinamika global yang tak menentu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved