Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Generasi Z kini semakin sadar akan pentingnya investasi, namun tidak sedikit yang masih ragu dalam mengambil langkah pertama. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Alexandra Askandar, percaya bahwa literasi keuangan adalah kunci bagi anak muda untuk dapat berinvestasi dengan bijak dan menghindari jebakan investasi bodong.
Menurut Alexandra, generasi muda memiliki potensi besar dalam membentuk masa depan ekonomi bangsa. Namun, tanpa pemahaman yang tepat mengenai investasi, mereka dapat terjebak dalam investasi bodong atau skema yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Oleh karena itu, edukasi finansial harus dilakukan sejak dini agar mereka dapat mengambil keputusan yang lebih bijaksana dan strategis.
Langkah pertama dalam berinvestasi adalah memahami tujuan finansial. Alexandra menekankan bahwa setiap individu harus memiliki tujuan yang jelas dalam berinvestasi, apakah itu untuk membeli rumah, melanjutkan pendidikan, mempersiapkan dana pensiun, atau hanya untuk mendapatkan penghasilan pasif. Dengan tujuan yang jelas, seseorang dapat memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
Selain itu, penting bagi setiap investor untuk mengenali profil risiko masing-masing. Tidak semua instrumen investasi cocok untuk semua orang. Ia menjelaskan bahwa bagi orang yang baru memulai dan memiliki toleransi risiko rendah, obligasi atau surat utang yang diterbitkan pemerintah dapat menjadi pilihan yang aman. Obligasi ini menawarkan keuntungan yang stabil dan risiko yang lebih rendah dibandingkan instrumen lainnya.
Sementara itu, bagi mereka yang memiliki toleransi risiko menengah, reksa dana bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel. Reksa dana memungkinkan investor untuk mendiversifikasi asetnya, sehingga risiko lebih tersebar dan tidak hanya bergantung pada satu instrumen. Ada juga reksa dana syariah bagi mereka yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip keuangan Islam.
Bagi investor yang sudah lebih berpengalaman dan memiliki toleransi risiko tinggi, investasi saham bisa menjadi pilihan menarik. Saham menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar, tetapi juga memiliki risiko yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Alexandra menekankan pentingnya edukasi sebelum terjun ke dunia saham agar keputusan yang diambil lebih matang dan berdasarkan analisis yang kuat.
Bank Mandiri memahami bahwa anak muda lebih menyukai kemudahan dalam berinvestasi. Oleh karena itu, Alexandra menekankan pentingnya platform digital seperti Livin’ by Mandiri yang tidak hanya mempermudah transaksi keuangan tetapi juga menyediakan akses ke berbagai instrumen investasi.
Lebih dari sekadar aplikasi perbankan, Livin’ by Mandiri menjadi solusi keuangan lengkap yang dapat membantu generasi muda mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Dengan lebih dari 29,3 juta pengguna, aplikasi ini memungkinkan transaksi non-tunai yang praktis, pembayaran KPR, cicilan kendaraan, serta akses ke instrumen investasi seperti saham dan obligasi.
Selain menghadirkan layanan digital, Bank Mandiri juga aktif mengedukasi anak muda melalui media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Dengan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dengan gaya hidup Gen Z, Bank Mandiri berharap dapat meningkatkan kesadaran literasi keuangan di kalangan anak muda.
Dengan kombinasi inovasi teknologi, kemudahan layanan, serta edukasi keuangan yang berkelanjutan, Bank Mandiri berharap dapat terus menjadi mitra keuangan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia. Alexandra percaya bahwa dengan literasi keuangan yang lebih baik, generasi muda dapat membangun masa depan yang lebih stabil dan sejahtera. (E-3)
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan mayoritas masyarakat menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Di tengah perekonomian yang makin kompleks dan layanan keuangan digital yang berkembang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda Indonesia.
Tahun depan, perusahaan akan semakin berkonsentrasi pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Pilihan produk seperti reksa dana, saham, hingga obligasi negara Fixed Rate (FR) bisa membantu masyarakat berinvestasi sesuai profil risiko masing-masing.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved