Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR gembira untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN)! Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sinyal kuat bahwa gaji ke-13 dan 14, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR), akan tetap dicairkan tahun ini.
Saat ditemui di Jakarta pada Kamis (6/2), Sri Mulyani mengonfirmasi bahwa anggaran untuk kedua tunjangan tersebut sudah disiapkan. Meski belum merinci besaran nominalnya, ia memastikan bahwa proses pencairan berjalan sesuai rencana.
"Nanti tunggu saja ya. Prosesnya tetap berjalan. (Gaji ke-13 dan 14 PNS akan tetap cair?) Insya Allah," ujar Sri Mulyani dengan penuh keyakinan.
Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyebutkan pemerintah akan menghapus THR dan gaji ke-13 ASN tahun ini. Isu ini bermula dari arahan efisiensi anggaran APBN 2025 yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025.
Dalam arahan tersebut, Presiden Prabowo meminta pemangkasan anggaran pemerintah sebesar Rp306,69 triliun. Rinciannya, efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp50,59 triliun. Namun, Sri Mulyani menegaskan bahwa efisiensi ini tidak mencakup belanja pegawai dan bantuan sosial.
Menanggapi isu tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga angkat bicara. Ia mengaku sudah berdiskusi dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli terkait isu penghapusan THR dan gaji ke-13. Namun, Airlangga menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Menteri Keuangan.
"Kemarin saya sudah berbicara dengan Menteri Ketenagakerjaan. Menteri Ketenagakerjaan juga akan mempersiapkan. Tapi soal gaji ke-13, tanyakan ke Menteri Keuangan," ujarnya.
Dengan konfirmasi dari Sri Mulyani ini, ASN di seluruh Indonesia bisa bernapas lega. Meski anggaran negara mengalami efisiensi besar-besaran, hak-hak pegawai tetap dijaga. Kini, publik hanya perlu menunggu pengumuman resmi terkait jadwal pencairan dan besaran tunjangan tersebut.
Tetap pantau perkembangan berita ini untuk update lebih lanjut! (Ant/Z-10)
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema kerja bekerja dari rumah (work from home) atau WFH dampak dari kenaikan harga minyak.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat pengawasan terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) guna menangkal praktik gratifikasi dan penyalahgunaan jabatan.
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Pensiunan harus menjaga keamanan data pribadi dan tidak memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) diperkirakan akan rampung dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.
Para pedagang berharap cairnya gaji ke-13 bagi ASN, TNI dan Polri dapat mendongkrak penjualan hewan kurban.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menyatakan bahwa gaji ke-13 bagi ASN bisa mendorong konsumsi rumah tangga meskipun terbatas.
Tingkat penyimpangan yang dilakukan ASN memang cukup masif. Menurutnya, pemberian gaji ke-13 dari negara merupakan upaya menghadirkan kesejahteraan yang cukup bagi ASN.
PENGAMAT kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Hardiansyah mengatakan, pemberian gaji ke-13 bagi ASN harus dievaluasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Gaji ke-13 ASN dan pensiunan cair hari ini berikut besarannya
Pemerintah mulai mencairkan gaji ke-13 kepada para aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada awal Juni 2025. Kebijakan ini dinantikan banyak ASN sebagai tambahan penghasilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved