Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa penanganan impor ilegal harus dilakukan secara bersama-sama, baik oleh pemerintah, dunia usaha dan juga masyarakat.
"Mengenai impor ilegal saya pikir ini sudah penanganan bersama-sama. Jadi ini memang sesuatu yang harus kita dobrak, harus kita hentikan untuk bisa memperbaiki juga kondisi impor perdagangan yang ada saat ini," ucap Shinta saat ditemui di Jakarta pada Selasa (30/7).
Impor ilegal, sambung Shinta, adalah hal yang harus dihadapi secara bersama-sama agar tidak terus menggerus pasar dalam negeri Indonesia yang belakangan ini terdampak akibat banyaknya impor ilegal yang membanjiri dalam negeri.
Baca juga : Kadin Pastikan Bantu Pemerintah Lindungi UMKM dari Impor Ilegal
"Dalam sisi yang lain, kami juga terus mendukung ekosistem daripada hulu ke hilir. Memang pada akhirnya kita tahu bahwa ada juga produk-produk bahan baku dan bahan penolong yang membutuhkan impor itu terus kita dukung," imbuhnya.
Oleh karena itu, Shinta menilai bahwa penanganan impor ilegal yang telah dilakukan pemerintah saat ini dinilai sudah tepat.
"Dan ini akan kami dukung untuk menghindarkan yang ilegal, tapi terus mendukung untuk memperbaiki iklim usaha dari segi kebutuhan-kebutuhan yang memang masih diperlukan produsen kita untuk bisa juga memproduksi produk-produknya di Indonesia," pungkas Shinta. (Z-6)
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Meutya menegaskan bahwa pembangunan digital tidak hanya mencakup pengembangan jaringan BTS atau penambahan satelit.
Bagi dunia usaha, capaian pertumbuhan di atas 5% dalam dua kuartal terakhir menjadi sinyal bahwa fundamental ekonomi Indonesia cukup solid, meskipun tekanan eksternal masih ada.
Suharini pun mengajak masyarakat hadir dan berpartisipasi dalam JEF 2025 yang akan berlangsung bersamaan dengan Jakarta Running Festival di Plaza Tenggara GBK.
dalam kondisi ketidakpastian ekonomi global, terobosan Menteri Keuangan (menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang baru, ditunggu banyak pihak.
Dengan margin yang sudah tipis, kenaikan biaya logistik berpotensi memaksa pengusaha kecil menaikkan harga jual agar tetap bertahan.
KETUA Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam turut buka suara terkait dengan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026 yang telah diketok.
Pemerintah harus fokus mendorong daya saing dengan insentif moneter yang tepat sasaran dan tepat momentum.
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani turut merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan (BI Rate) di angka 4,75%.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Terkait kondisi 2025, Apindo menilai ekonomi Indonesia menunjukkan resiliensi dengan proyeksi pertumbuhan 5%–5,2%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved