Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA Efek Indonesia (BEI) Sumatra Utara (Sumut) menyebutkan sekitar 40 perusahaan berpotensi melantai di bursa efek dengan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).
"Jumlah itu berdasarkan riset yang kami lakukan," ujar Kepala Perwakilan BEI Sumut Muhammad Pintor Nasution seperti dilansir dari Antara, Kamis (25/7).
Pintor melanjutkan, perusahaan-perusahaan tersebut sebenarnya sudah memiliki syarat yang cukup untuk terjun ke bursa, baik dari sisi keuangan maupun tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).
Baca juga : Ini Empat Skema Perdagangan Karbon yang Disiapkan BEI
Dia menyebut, perusahaan-perusahaan dengan potensi besar tersebut umumnya berasal dari sektor industri sawit. "Selain itu ada dari sektor lain, termasuk pengolahan makanan laut," kata Pintor.
Agar perusahaan-perusahaan tersebut sepakat untuk IPO, Pintor menyampaikan bahwa BEI Sumut sudah menemui petinggi-petingginya satu per satu. Namun, perusahaan-perusahaan itu belum memberikan kepastian soal IPO, karena beberapa alasan.
Menurut Pintor, ada dua alasan yang biasanya diutarakan perusahaan untuk menunda atau menolak gagasan IPO, yakni, pertama, tidak sepakatnya para pemegang saham.
Baca juga : SRO Pasar Modal akan Rilis Sistem e-IPO dan Indeks IDX Quality30
"Sistem pemegang saham ini tidak seperti pengambilan keputusan rapat yang 2/3. Untuk masuk ke bursa, semua pemegang saham harus setuju. Satu saja menolak, tidak boleh," ujar Pintor.
Kemudian, kedua, dia menyebut perusahaan biasanya tidak ingin laporan keuangannya diketahui publik. "Padahal tujuan IPO itu supaya semuanya transparan," ujar dia.
Di Sumut, sampai April 2023, ada 12 perusahaan berbasis di Sumut yang sudah melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), satu perusahaan di antaranya yang menerbitkan obligasi, berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pada tahun 2024, Pintor mengatakan kemungkinan hanya akan ada satu perusahaan tambahan yang IPO. Perusahaan kesehatan yang bergerak di bisnis rumah sakit itu diperkirakan IPO pada Agutus 2024.
"Ke depan, sepertinya Bank Sumut menjadwalkan ulang IPO untuk tahun 2025. Untuk yang lain saya belum bisa memberikan petunjuk," ujar Pintor pula. (Z-6)
Mengapa KSEI buka data pemilik saham 1%? Simak hubungan kebijakan ini dengan ancaman penurunan status Indonesia oleh MSCI ke Frontier Market.
KSEI dan BEI resmi buka data pemilik saham di atas 1% mulai 3 Maret 2026. Cek jadwal, cara akses, dan aturan baru free float 15% di sini.
KSEI dan BEI resmi buka data pemilik saham di atas 1% mulai 3 Maret 2026. Cek jadwal, cara akses, dan aturan baru OJK di sini.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
BEI kebut proposal ke MSCI & FTSE. Aturan free float 15% masuk tahap final OJK, sementara daftar konsentrasi pemegang saham segera dirilis.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
Polda Sumut tetapkan dua tersangka kasus tambang emas ilegal (PETI) di Sungai Batang Gadis. Polisi buru aktor intelektual dan panggil 3 perusahaan alat berat.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Mudik Gratis Sumut 2026 menyediakan 5.500 kursi yang mencakup moda transportasi darat, kereta api, hingga jalur laut.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Ketersediaan tiket di wilayah Divre I Sumatera Utara sebenarnya masih mencukupi. Terlebih mulai tanggal 11 Maret atau sejak dimulainya masa angkutan lebaran
Berdasarkan data terbaru Kepolisian RI, sebanyak 691 kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terjadi di Sumatra Utara dengan total korban mencapai 1.583 orang.
POLDA Sumut mengklaim pihak kepolisian telah berhasil menembus perlawanan sindikat narkoba di kawasan Jermal 15, meski sempat mendapat perlawanan saat melakukan beberapa kali penindakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved