Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL penelitian yang dilakukan oleh portal properti Rumah123 tentang tren pasar properti di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan bahwa mayoritas pencari properti di sana adalah generasi muda.
Kepala Riset Rumah123 Marisa Jaya menyatakan, Januari hingga April 2024, generasi muda dalam rentang usia 18-34 tahun mendominasi pencari properti di kawasan IKN.
Persentasenya adalah 56,9% di Balikpapan, 71,4% di Kutai Kartanegara, 48,5% di Penajam Paser Utara, dan 56,4% di Samarinda.
Baca juga : Pembangunan Infrasruktur Menjadikan Nilai Investasi Kawasan Naik
Pencari properti yang berusia 35-64 tahun juga signifikan, seperti yang terlihat di Balikpapan (42,8%), Kutai Kartanegara (28,6%), Penajam Paser Utara (51,5%), dan Samarinda (43,6%).
Menurut Marisa, minat generasi muda terhadap proyek-proyek di IKN menjadi faktor utama yang mendorong mereka untuk mencari properti di kawasan tersebut.
"Generasi ini, yang cenderung mengikuti perkembangan terbaru, tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang prospek dan perkembangan proyek besar di IKN. Mereka juga melihat IKN sebagai peluang investasi properti, terutama dengan melihat potensi pertumbuhan wilayah tersebut di masa depan,"kata Marisa dikutip dari Antara,
Baca juga : Hadir dalam Groundbreaking Gedung BTN di IKN, Jokowi: Keputusan Tepat
Marisa menambahkan bahwa generasi muda yang memiliki daya finansial kuat mencari peluang investasi di kawasan yang baru, mengingat berbagai proyek infrastruktur dan fasilitas publik yang direncanakan di sana.
Permintaan properti di kawasan IKN didominasi oleh rumah tapak dan tanah.
Generasi muda (18-34 tahun) merupakan kelompok peminat terbesar, mereka tertarik mencari properti karena ketertarikan pada perkembangan proyek di IKN dan peluang investasi.
Baca juga : Groundbreaking BTN di IKN, Presiden: Akan Banyak Dibutuhkan Pembiayaan untuk Investasi Properti
Mayoritas pencari berasal dari kawasan IKN dan Jakarta, dengan preferensi harga rumah dari kelas menengah hingga menengah-atas.
Dari segi asal pencari di keempat kota tersebut, mayoritas berasal dari kawasan IKN sendiri dan Jakarta.
Di Balikpapan, misalnya, pencari properti terbanyak berasal dari Balikpapan sendiri (29,9%), Jakarta (21%), dan Samarinda (13,2%).
Baca juga : Infrastruktur Palembang Makin Memadai, Pengembang Ini Mulai Pengerjaan Hunian ke-2
Sementara di Kutai Kartanegara, permintaan utama berasal dari Jakarta (23,4%), Samarinda (15%), dan Balikpapan (10,5%).
Di Penajam Paser Utara, mayoritas pencari properti berasal dari Jakarta (31%), diikuti oleh Balikpapan (9,5%), dan Samarinda (6,1%).
Sedangkan di Samarinda, mayoritas pencari properti berasal dari kota tersebut sendiri (39,3%), diikuti oleh Balikpapan (19%) dan Jakarta (13,7%).
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi 150 tenaga kerja konstruksi, meningkatkan kualitas SDM sektor konstruksi.
Makhruzi mengatakan pihaknya berencana memperkuat fungsi sosial PLBN tidak hanya sebagai pintu perlintasan, tetapi juga pusat layanan masyarakat.
Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, setelah terjatuh akibat jalan berlubang, Senin pagi.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Emirat Arab, mengumumkan investasi sekitar Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved