Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Bank Tabungan Negara (BTN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, pada hari Rabu (5/6).
"Sering saya sampaikan bahwa IKN ini adalah masa depan Indonesia, dan investasi di IKN adalah investasi di masa depan. Jadi, jika Bank BTN membangun kantor pusat atau cabang di Nusantara, itu keputusan yang tepat," ujar Presiden Jokowi seperti dikutip dari Antara, Rabu (5/6).
Presiden menjelaskan bahwa kehadiran BTN di IKN akan melengkapi infrastruktur perbankan BUMN yang sebelumnya telah melakukan langkah serupa. Menurutnya, perbankan di IKN akan sangat dibutuhkan untuk membiayai investasi properti di wilayah tersebut.
Baca juga : Groundbreaking BTN di IKN, Presiden: Akan Banyak Dibutuhkan Pembiayaan untuk Investasi Properti
"BTN mungkin sedikit terlambat dibandingkan bank negara lainnya, tapi tidak apa-apa. Yang paling penting adalah transformasi ekonomi yang kita harapkan dari pembangunan Ibu Kota Nusantara ini bisa tercapai sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan," katanya.
Dalam tayangan di YouTube Sekretariat Presiden dijelaskan bahwa BTN IKN mengusung konsep "housing and beyond" yang mendefinisikan bangunan sebagai rumah yang ramah lingkungan. Ruang kerja dilengkapi teknologi digital untuk memberikan pelayanan cepat dan mudah bagi nasabah. Selain itu, terdapat ruang hemat energi untuk mendukung kerja yang efisien dan inovasi berkelanjutan. Gedung tersebut juga menyediakan ruang kolaborasi, fasilitas olahraga, dan energi berkelanjutan.
Turut hadir dalam acara groundbreaking ini adalah Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli, perwakilan pejabat pemerintah daerah, serta direktur dan jajaran komisaris PT Bank BTN.
Baca juga : Indra Yuwana: The Pakubuwono Nusantara Komitmen Investasi di IKN
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengungkapkan bahwa anggaran yang disiapkan untuk membangun gedung baru tersebut mencapai Rp113 miliar. Gedung ini akan dibangun di atas lahan seluas 9.000 meter persegi.
"Dana tersebut berasal dari BTN sendiri untuk pembelian tanah dan pembangunan gedung," ujar Nixon.
Lebih lanjut, Nixon berharap proses pembangunan ini dapat selesai pada akhir 2025 sehingga operasional dapat dimulai paling lambat pada 2026.
Baca juga : Presiden Jokowi Minta Badan Otorita Percepat Pengadaan Lahan di IKN
Dengan adanya kantor baru di IKN, Nixon berharap BTN dapat meraih pangsa pasar KPR sebesar mungkin di daerah sekitar, di mana sebagian besar pengembang di Kalimantan Timur telah bermitra dengan BTN.
Nixon juga memastikan bahwa BTN akan berperan dalam pembiayaan properti di sektor produktif, mendukung pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis, serta memenuhi kebutuhan modal kerja bagi pelaku usaha di IKN.
"Kami menyambut baik dan akan mendatangi para kontraktor untuk menawarkan layanan kredit," tambahnya. (Ant/Z-10)
Pembangunan hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan, Jakarta, dinilai menjadi langkah strategis dalam merealisasikan program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
BTN mendominasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang 2025.
BSN resmi mulai beroperasi secara nasional pada Senin (22/12/2025) setelah menyelesaikan proses spin-off dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Presiden RI Prabowo Subianto menekankan perbaikan kualitas rumah subsidi di tengah masih besarnya backlog kepemilikan rumah yang disebut mencapai 29 juta orang
BTN secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan PT Danareksa untuk penyediaan layanan perbankan komprehensif yang akan mendukung peran Danareksa dalam ekspansi bisnisnya.
Ratu Maxima mengapresiasi inovasi BTN yang memungkinkan pengurangan cicilan KPR melalui penukaran sampah rumah tangga, sebagai terobosan keuangan hijau dan keberlanjutan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved