Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pembangunan gedung kantor Bank Tabungan Negara (BTN) di Ibu Kota Negara (IKN), Rabu (5/6). Jokowi menilai langkah BTN membangun kantor pusat ataupun cabangnya di IKN Nusantara sudah tepat.
Alasannya, akan banyak sekali dibutuhkan pembiayaan untuk investasi properti di IKN. Sebelumnya Jokowi katakan berulang kali bahwa berinvestasi di IKN merupakan membeli masa depan.
"Saya mengapresiasi pembangunan Bank Tabungan Negara (BTN) di IKN untuk melengkapi kehadiran bank-bank BUMN yang sebelumnya telah melakukan peletakan batu pertama," kata Jokowi.
Baca juga : Indra Yuwana: The Pakubuwono Nusantara Komitmen Investasi di IKN
Untuk Bank Himbara, kata Jokowi, BTN memang sedikit terlambat, dibandingkan perbankan Himbara lainnya yang telah melakukan groundbreaking beberapa waktu lalu.
"Tetapi tidak apa-apa. Yang paling penting transformasi ekonomi yang kita inginkan dari pembangunan di Ibu Kota Nusantara akan betul-betul bisa dicapai sesuai dengan target waktu yang telah kita tentukan," kata Jokowi.
Dia meyakini dengan dibangun memakai konsep kota hijau, indeks kualitas udara di IKN berada dalam level sesuai standar yaitu 0-50. Presiden pun membandingkan indeks kualitas udara di Jakarta, Singapura, Melbourne, dan di Paris, serta Nusantara.
Di Jakarta angkanya 176, Singapura 44, Melbourne dan Paris 38. Standar udara yang baik berada di kisaran 0 - 50. Sedangkan di Nusantara indeks kualitas udaranya belum diukur. Tapi Jokowi meyakini akan di sekitar 20an.
"Apalagi nanti kalau kendaraan energi fossil sudah tidak boleh, yang boleh hanya electric vehicle (EV), maka (tingkat kualitas udara) akan nol (bersih). Karena penggunaan di sini yang diperbolehkan adalah energi hijau. Ini konsep Nusantara ke depan," kata Jokowi. (Z-3)
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pihaknya sangat serius untuk menyukseskan program perumahan nasional pemerintah.
Tahun ini, stok milik pengembang yang bekerja sama dengan BTN jika ditotal sudah mencapai 500 ribu unit lebih.
Dalam catatan BTN, saat ini terdapat lebih dari 38 ribu rumah yang sertifikatnya belum terselesaikan oleh developer. Rumah-rumah tersebut melibatkan 4.000 proyek.
BANK Tabungan Negara (BTN) menyusun skema pembiyaan kredit perumahan rakyat (KPR) bagi pekerja sektor informal. Seperti tukang cukur, ojek online, dan lainnya.
ADA peluang, tantangan, serta prospek penggunaan local currency transaction (LCT) dan renminbi (RMB) dalam mendukung penguatan perdagangan dan investasi antara Indonesia-Tiongkok.
Rencana penerbitan private placement Patriot Bond oleh Danantara Indonesia senilai Rp50 triliun menuai dukungan.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat pemerintah, termasuk direksi dan komisaris di perusahaan negara tetap rendah hati.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, yang terpilih pada Juni, meminta Trump untuk membantu mewujudkan perdamaian antara kedua Korea selama kunjungannya ke Gedung Putih.
Danantara Indonesia tengah menyiapkan penerbitan Patriot Bonds, instrumen pembiayaan yang ditujukan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan telah bertemu dengan pihak dari Kanada dan Rusia membahas pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved