Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS kebijakan ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani berpendapat dengan suku bunga acuan atau BI Rate yang kembali ditahan pada posisi 6,25% pada Juli 2024 dapat menjaga daya beli masyarakat.
Menurutnya, dengan keputusan Bank Indonesia yang menahan level suku bunga acuan dapat memberikan kepastian dalam dunia usaha di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Hal ini pun akan membantu stabilitas harga pokok penjualan (HPP) dan dari sisi demand atau permintaan juga akan terjaga. "Dampaknya daya beli masyarakat terjaga," ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (17/7).
Baca juga : BI Rate Tetap, Rupiah Menguat 80 Poin
Selain itu, Ajib menyampaikan dengan tidak naiknya suku bunga acuan dapat menjaga minat penyaluran kredit. Dari catatan BI, pertumbuhan kredit pada triwulan II 2024 tetap tinggi sebesar 12,36% secara year on year (yoy) didorong oleh kuatnya sisi penawaran dan permintaan.
"Dengan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang tetap, suku bunga kredit juga cenderung tetap. Hal ini cukup positif buat pelaku usaha," ungkapnya.
Ke depan, Apindo berharap pemerintah dapat menciptakan intervensi moneter yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi. (Z-2)
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% bulan ini menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, dibuka menguat seiring harapan pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved