Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan pihaknya terus memasifkan gerakan pangan murah (GPM) di seluruh wilayah Indonesia. Itu dilakukan demi membantu masyarakat dalam memperoleh komoditas bahan pokok dengan harga wajar.
"GPM ini merupakan salah satu strategi pemerintah dalam upaya untuk memberikan kemudahan masyarakat Indonesia memperoleh pangan pokok dengan harga wajar dan untuk mengendalikan inflasi," kata Arief melalui keterangan tertulis, Rabu (10/7).
Ia mengatakan, melalui GPM, pemerintah hadir menjadi lebih dekat dan masyarakat pun dapat memperoleh pangan dengan harga terbaik dan kualitasnya pun terjamin.
Baca juga : Bapanas telah Berupaya Jaga Inflasi di Sepanjang 2023
"Operasi pasar murah ini pun telah terbukti dapat menjadi salah satu instrumen pengendali inflasi yang cukup efektif," ujarnya.
Berdasarkan data Bapanas, GPM sudah dilaksanakan 5.734 kali sejak Januari hingga 10 Juli 2024. Rinciannya pada Januari ada 517 kali di 14 provinsi dan 95 kabupaten/kota.
Ia menuturkan bahwa capaian GPM di paruh pertama 2024 telah jauh melebihi tahun sebelumnya. Pasalnya, total GPM di sepanjang 2023 hanya dilakukan di 1.591 lokasi.
Baca juga : Gerakan Pangan Murah Digencarkan di Temanggung Jelang Idul Fitri
"Ini membuktikan komitmen serius pemerintah untuk terus menyediakan pasokan pangan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat luas dengan operasi pasar murah," jelasnya.
Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa aksesibilitas masyarakat terhadap pangan pokok dengan harga yang terjangkau dan berkualitas menjadi target pencapaian yang ingin diraih Badan Pangan Nasional.
Skema operasi pasar murah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) secara konsisten dan beruntun dilaksanakan oleh Bapanas bersama pemerintah daerah dengan bekerja sama dengan BUMN, BUMD, pelaku swasta, dan UMKM. (Ant/Z-11)
Satgas memusatkan pemantauan di Pasar Inpres Manonda, Kecamatan Palu Barat.
MENJELANG bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat mengantisipasi gejolak harga dan mutu pangan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
MENTERI Perdagangan Budi Santoso memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokannya tersedia menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
MENJELANG Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Imlek, puasa Ramadan, dan Idul Fitri 2026, bahan pangan di DIY dalam kondisi aman, baik dari stok maupun harga.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih, ritel modern, serta pelaku usaha lokal.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan menggiatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah dalam rangka memperkuat pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang berkolaborasi dengan Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk komunitas ojek daring.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk membantu ASN maupun masyarakat guna memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan ini sebagai bentuk nyata merealisalsikan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya bidang kedaulatan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved