Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKIRAAN pemerintah soal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang melebar di tahun ini menggambarkan alat fiskal negara berada dalam tekanan yang berat. Namun itu juga jangan sampai dijadikan alasan bagi pengambil kebijakan untuk menaikkan harga-harga yang diatur oleh pemerintah.
"Jangan dijadikan pembenaran untuk menaikkan harga-harga yang diatur pemerintah, sehingga bisa menciptakan inflasi umum atau administered price yang lebih tinggi ke depan," ujar Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, Senin (8/7).
Prakiraan defisit anggaran yang melebar juga dapat diartikan sebagai alarm bagi pemerintahan baru ke depan untuk berhati-hati mengelola APBN. Pasalnya, warisan alat fiskal negara tidak banyak memiliki keistimewaan untuk melakukan ekspansi belanja.
Baca juga : Defisit APBN 2024 Diperkirakan Lampaui Target
Karenanya, pemerintahan sekarang, maupun yang baru nantinya harus bisa melakukan rasionalisasi belanja negara. Program-program yang tak memiliki dampak ekonomi besar dapat ditekan pengeluarannya.
"Termasuk anggaran MBG (Makan Bergizi Gratis) yang Rp71 triliun, mungkin bisa lebih turun lagi, lalu IKN juga harus dilakukan rasionalisasi anggaran, sehingga kredibilitas fiskal tetap terjaga," kata Bhima.
"Karena proyeksi defisit melebar sangat jauh dari asumsi awal, kalau 2,70% dengan batas maksimal 3%. Artinya ini APBN dalam kondisi yang bisa dikatakan cukup berat. Ini belum termasuk program Prabowo yang baru ke depan," lanjutnya.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Kesiapan APBN untuk Respons Kenaikan BI Rate
Kondisi APBN yang berat itu sedianya tercermin dari penerimaan pajak yang terbilang tak setinggi tahun lalu. Itu karena fenomena boom commodity tak lagi terjadi. Belum lagi penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Badan mengalami penurunan.
Bhima mengatakan, sedianya pemerintah memang telah menggenjot penerimaan pajak melalui penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10% menjadi 11% dan kembali naik menjadi 12% di tahun depan. Akan tetapi, upaya mendorong penerimaan pajak itu turut membebani masyarakat sebagai konsumen.
"Itu menjadi beban berat bagi konsumen, khususnya kelas menengah, juga tekanan ekonomi dari sisi inflasi bahan makanan masih menghantui, indikator kendaraan bermotor penjualannya juga turun," imbuh Bhima.
"Jadi ini adalah situasi global, makro ekonomi, dan domestik yang cukup menantang. Ini jadi pelajaran kalau tahun depan harusnya bisa tetap di bawah angka 2,7%, APBN dijaga," pungkasnya.
(Z-9)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Danantara Indonesia untuk menjelaskan kepastian arah kebijakan fiskal Indonesia kepada Moody's.
Menkeu Purbaya targetkan tax ratio 11–12% pada 2026, optimistis penerimaan pajak membaik seiring pemulihan ekonomi dan perkuat pertumbuhan DJP.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
WAKIL Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter usai resmi dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/2).
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bank sentral melakukan intervensi di pasar keuangan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved