Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/7) sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 71,60 poin atau 1,01% ke posisi 7.196,75. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,88 poin atau 0,54% ke posisi 897,59.
"Penguatan IHSG didukung mayoritas bursa saham regional Asia yang menguat seiring pelaku pasar cenderung merespons pernyataan The Fed Jerome Powell bahwa saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda melanjutkan tren disinflasi, tetapi sebelum The Fed menurunkan suku bunganya perlu lebih banyak bukti," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Hal tersebut tentu mendorong pelaku pasar bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga acuannya. Namun The Fed tetap berhati-hati dalam menetapkan kebijakan moneter. Artinya, diperlukan lebih banyak data sebelum memangkas suku bunga guna memastikan bahwa angka inflasi lebih rendah baru-baru ini mencerminkan perekonomian secara akurat.
Baca juga : IHSG Ditutup Menguat Lewati 6.900
Dari dalam negeri, di tengah melambatnya pertumbuhan indeks manufaktur Indonesia Juni 2024 yang turun menjadi 50,7 dari bulan sebelumnya 52,1 masih di zona ekspansi. Tentu ini diapresiasi oleh pemerintah karena ini terus berusaha menjaga produktivitasnya di saat ketidakpastian ekonomi global.
Namun demikian, ada harapan dari pemerintah untuk memberikan insentif. Kamar Dagang Indonesia (Kadin) memberikan saran pemerintah untuk menggenjot insentif industri manufaktur, karena industri manufaktur turut berkontribusi pada serapan tenaga kerja yang besar sehingga turut meningkatkan konsumsi domestik masyarakat.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat dipimpin industri yang naik 2,07% diikuti transportasi & logistik dan energi yang naik masing-masing 1,61% dan 1,48%. Sedangkan, dua sektor turun yaitu teknologi turun paling dalam minus 0,07% dan kesehatan turun minus 0,06%.
Baca juga : Tujuh Sektor Menguat, IHSG Tetap Ditutup Melemah
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AGRS, PPRE, WIKA, GTBO, dan BVIC. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni EURO, ITMA, BSSR, ERAL, dan LABA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 938.500 kali transaksi. Saham yang diperdagangkan sebanyak 14,96 miliar lembar senilai Rp8,82 triliun. Nilai 325 saham naik, 216 saham menurun, dan 243 tidak bergerak.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 506,10 poin atau 1,26% ke 40.580,80; indeks Hang Seng menguat 209,42 poin atau 1,18% ke 17.978,57; indeks Shanghai melemah 14,53 poin atau 0,49% ke 2.982,37; dan indeks Strait Times menguat 47,61 poin atau 1,41% ke 3.415,51. (Ant/Z-2)
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
IHSG anjlok ke 7.500-an imbas konflik Iran! Cek rekomendasi saham energi (MEDC, ADRO, ELSA) dan strategi investasi Maret 2026 di sini.
IHSG mengalami penurunan tajam setelah sempat menembus level 7.500 dan kini bergerak di bawah 8.000. Pelemahan ini dinilai sebagai dampak akumulasi tekanan global.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak dalam tekanan pada perdagangan Rabu (4/3).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved