Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia memastikan akan terus menjaga stabilitas rupiah dengan beragam upaya yang dimiliki. Salah satunya ialah melalui komunikasi intens dengan pemangku kepentingan seperti pemerintah, pelaku pasar, dan korporasi.
"BI tentunya terus membangun komunikasi khususnya yang terkait area kewenangan BI, dan juga koordinasi terus dilakukan dengan stakeholder terkait (pemerintah, pelaku pasar, korporasi)," ujar Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Edi Susianto kepada Media Indonesia, Jumat (21/6).
Bank sentral, lanjutnya, juga terus mengawal agar kepercayaan pasar tetap terjaga dengan mengupayakan keseimbangan supply dan demand valuta asing di pasar. Hal itu dinilai mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dan akan terus dilakukan ke depan oleh BI.
Baca juga : Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Rupiah Terjaga
Edi mengatakan, sedianya tekanan terbesar terhadap nilai tukar rupiah berasal dari tekanan eksternal. Kondisi perekonomian global saat ini dinilai kurang kondusif bagi mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Namun dia tak menampik tekanan juga berasal dari sentimen pasar dan domestik. Teranyar, sentimen pasar mengenai persepsi fiskal Indonesia ke depan memengaruhi depresiasi rupiah yang terjadi beberapa hari ke belakang.
Hal itu sedianya telah disampaikan pula oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada Kamis (20/6). "Ada persepsi atau prasangka dari pelaku pasar terkait masalah fiskal ke depan," ujar Edi.
"Tapi saya lihat sudah ada counternews dari pihak timnya pak Prabowo bahwa prasangka pelaku pasar tersebut sebetulnya kurang tepat, sepertinya timnya pak Prabowo tetap akan menjaga fiskal yang sehat ke depan," tambah dia.
Edi menambahkan, komunikasi yang lebih intensif diperlukan oleh tim pemerintahan baru, terutama kepada pelaku pasar seperti investor asing. "Pak Gubernur juga sebetulnya sudah menjelaskan bahwa secara fundamental Indonesia masih sangat baik," pungkasnya. (Z-6)
Menkeu Purbaya optimistis rupiah menguat meski sempat menyentuh Rp16.955. Simak kaitan IHSG ATH dan isu independensi BI dalam berita ini.
Sikap menahan suku bunga acuan (BI Rate) dinilai paling rasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Diskoneksi antara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berlanjut.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
Rupiah hari ini 20 Januari 2026 tertekan ke level Rp16.978 per Dolar AS. Cek kurs JISDOR dan harga jual dollar di BCA, Mandiri, BRI di sini.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa nilai tukar rupiah akan segera berbalik menguat.
Dari dana sebesar US$22,9 miliar itu, sebanyak US$7,6 miliar ditempatkan di rekening umum valuta asing (valas).
ANALIS Bank of New York (BNY) mengungkap bahwa melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terjadi pada Selasa (18/3) tidak akan merembet jauh ke pasar valuta asing serta obligasi
KPEI mencatatkan efisiensi netting sebesar 33% sehingga kehadiran KPEI sebagai CCP terbukti mampu membuat penyelesaian transaksi PUVA menjadi lebih efisien.
BANK Indonesia bakal meluncurkan infrastruktur pasar keuangan anyar untuk mengatur dan mengawasi pasar uang dan pasar valuta asing. Itu akan dilakukan melalui Central Counterparty (CCP)
BANK Indonesia menyatakan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) bakal dipertahankan dalam waktu yang cukup lama. Itu karena instrumen tersebut dinilai bekerja dengan efektif
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved