Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan bahwa pihaknya telah memasukkan daftar rekening nasabah terkait judi online ke dalam Sistem Informasi Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (SIGAP). Hal itu merupakan upaya memberantas judi online dengan mempersempit ruang gerak pelaku layaknya kasus pencucian uang atau pendanaan terorisme.
"Sehingga ini dapat diakses oleh semua lembaga jasa keuangan dan mempersempit ruang gerak pelaku judi online dan mengatasi asymmetric information di sektor jasa keuangan," ujar Mahendra dalam konferensi pers, Senin (10/6).
Selain itu OJK meminta perbankan untuk proaktif dalam menelusuri pemilik rekening atau nasabah yang terkait judi online. Sesuai dengan informasi yang diberikan Kominfo, perbankan diminta untuk menutup atau memblokir rekening pelaku judi online.
Baca juga : OJK Minta Perbankan Blokir Rekening yang Terkait Judi Online
"OJK telah menginstruksikan perbankan untuk melakukan verifikasi, identifikasi dan enhance, termasuk tracing dan profiling terhadap daftar nama pemilik rekening yang terindikasi melakukan transaksi terkait judi online," imbuhnya.
Mahendra menambahkan bahwa OJK mendukung pembentukan satgas judi online yang dipimpin oleh Menkopolhukam terkait keamanan. Beberapa langkah telah dilakukan OJK untuk menangani judi online yaitu melakukan pemblokiran terhadap 4.921 rekening dari data yang oleh Kominfo.
"OJK juga meminta perbankan menutup rekening yang berada dalam satu customer indetification file atau CIF yang sama," tandasnya.
Sementara itu, upaya preventif juga terus dilakukan di sisi edukasi masyarakat terkait judi online. OJK minta industri jasa keuangan secara pro aktif melakukan identifikasi dan verifikasi atas rekening yang melakukan transaksi mencurigakan termasuk aktivitas judi online.(Z-8)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) mencatat penurunan signifikan dalam aktivitas judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025.
Perputaran dana judi online (judol) di Indonesia menunjukkan tren penurunan sepanjang 2025.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Pelaku kejahatan siber menyuntikkan tautan tersembunyi di situs web terpercaya untuk memanipulasi peringkat pencarian, sering kali menautkan ke konten ilegal seperti pornografi atau judi.
Sejumlah oknum aparat di Polda Sumut, Polresta Deliserdang dan Polres Sergai diduga menerima setoran rutin mingguan dan bulanan.
Penggeledahan tersebut dilakukan oleh OJK dengan pendampingan dari Bareskrim Polri karena PT MA diduga terlibat dalam kasus pasar modal.
OJK menggeledah kantor Mirae Asset Sekuritas Indonesia terkait dugaan manipulasi IPO saham BEBS, transaksi semu, dan insider trading yang terjadi pada 2020-2022.
Mengapa KSEI buka data pemilik saham 1%? Simak hubungan kebijakan ini dengan ancaman penurunan status Indonesia oleh MSCI ke Frontier Market.
KSEI dan BEI resmi buka data pemilik saham di atas 1% mulai 3 Maret 2026. Cek jadwal, cara akses, dan aturan baru free float 15% di sini.
KSEI dan BEI resmi buka data pemilik saham di atas 1% mulai 3 Maret 2026. Cek jadwal, cara akses, dan aturan baru OJK di sini.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan eskalasi perang AS-Israel vs Iran di Timur Tengah telah mendorong sentimen risk off di pasar keuangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved