Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENINGKATAN investasi dan produktivitas dinilai menjadi kunci untuk meraih angka pertumbuhan ekonomi tinggi di tahun-tahun mendatang. Karenanya, peningkatan kinerja dari keduanya penting agar kontribusi yang diberikan kepada perekonomian dalam negeri menjadi lebih besar.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, peningkatan kinerja investasi penting bagi jalannya perekonomian Indonesia.
“Investasi harus lebih tinggi. Karena Indonesia masih mengalami saving invesment gap, investasi itu capitalnya harus dari dalam dengan tingkat saving rate makin tinggi, atau juga berasal dari luar, FDI (foreign direct investment),” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu (5/6).
Baca juga : Capai Visi 2045, Ekonomi Harus Tumbuh 8% tiap Tahun
“Sektor yang punya potensi untuk bisa menarik FDI dari mulai hilirisasi, renewable energy, hingga sektor high tech, seperti semi conductor dan data center,” tambahnya.
Sri Mulyani menambahkan, investasi saat ini merupakan sumber pertumbuhan utama bagi ekonomi Indonesia.
Saat ini, investasi domestik masih cukup terbatas, berbanding terbalik dengan FDI yang cukup tinggi. Akan lebih baik, kata dia, jika keduanya dipacu dan memiliki pertumbuhan yang tinggi.
Baca juga : Sinergi ASEAN Penting untuk Perkuat Kawasan dari Tekanan Global
“Perbaikan iklim investasi dan bisnis mutlak harus terus dilakukan,” tuturnya.
Sedangkan dari sisi produktivitas, lanjut perempuan yang karib disapa Ani itu, perlu untuk ditingkatkan agar kontribusi sisi produktivitas terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih besar.
Hal itu menurutnya dapat dilakukan melalui perbaikan infrastruktur, regulasi, dan efisiensi birokrasi.
Baca juga : Belanja Investasi APBN Baru 22,12% Hingga Juni 2023
Sejalan dengan itu, diperlukan pula penguatan infrastrutkur digital, peningkatan riset dan pengembangan, hingga penguatan terkait right property dan hak paten.
Dari data Kemenkeu, terdapat tiga sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Ketiganya ialah investasi, tenaga kerja, dan produktivitas.
Saat ini, sumbangan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5% hanya 2,5%. Sementara sumbangan produktivitas sebesar 1,0% dan tenaga kerja 1,6%.
Baca juga : Menkeu: Investasi Harus Tumbuh di Atas 5% di 2023
Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6%, setidaknya sumbangan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi harus mencapai 3%.
Kemudian sumbangan produktivitas dibutuhkan naik menjadi 1,4% dan sumbangan tenaga kerja tetap di angka 1,6%.
“Total produktivitas yang meningkat, itu artinya denga input yang sama, labour, investment, dikombinasi dalam sebuah production function, memberikan output lebih tinggi. Ini artinya setiap input bisa memberikan value added lebih besar,” jelas Ani.
Di kesempatan yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengungkapkan, industri pengolahan akan tetap memainkan peran besar pada perekonomian Indonesia.
Pasalnya, setiap 1% pertumbuhan yang terjadi di industri pengolahan memberi dorongan 1,2% terhadap pertumbuhan ekonomi secara umum.
“Elastisitas pertumbuhan industri manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi memang jauh lebih bagus dibanding sektor akomodasi makanan, minuman. Jadi engine of growth ini harus dipilih secara hati-hati. Total factor productiviy ini banyak bermain di industri manufatktur,” jelasnya. (Mir)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui wacana pelebaran defisit APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui perihal wacana pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kenaikan harga minyak mentah dunia yang telah menembus level di atas US$100 per barel.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah berpotensi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi apabila lonjakan harga minyak dunia terus berlanjut.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved