Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menambah anggaran hingga Rp100 triliun untuk subsidi energi. Hal itu dilakukan mengantisipasi dampak dari konflik di tengah yang mengganggu rantai pasok energi global dan harga minyak dunia.
Purbaya menjelaskan alokasi Rp100 triliun untuk subsidi energi, bukan kompensasi. Skema subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN antara lain LPG 3 kg dan solar.
Adapun kompensasi yakni pemerintah atau perusahaan BUMN membayar untuk menutup selisih antara harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah dengan harga harga pasar bahan bakar minyak (BBM). Kompensasi yang ditanggung dari APBN yakni Pertalite.
"(Rp100 triliun) itu subsidi. Kompensasi lain lagi. Saya lupa," papar Purbaya.
Untuk subsidi energi alokasi dana yang dianggarkan pemerintah sebesar Rp210,1 triliun, atau sekitar 65,87 persen dari APBN. Apabila ditambah dengan kompensasi energi, pemerintah harus mengeluarkan dana sebesar Rp381,3 triliun. Meskipun demikian, Purbaya mengatakan defisit APBN masih dapat dikendalikan.
"Meski dengan rata-rata (harga minyak dunia) 100 (dolar per barel) pun kita sudah kunci defisitnya di bawah 3 persen, itu di sekitar 2,9 persen," papar Purbaya.
Menurut pemerintah, APBN masih punya ruang meskipun harga minyak dunia naik. Masyarakat diminta tak khawatir terhadap potensi pelebaran defisit APBN.
Ada sejumlah skenario yang dihitung terkait kenaikan harga minyak mentah yakni apabila harga minyak mentah Indonesia berada di kisaran 86 dolar AS per barel, dengan nilai tukar rupiah sekitar Rp17.000 per dolar AS. Jika pertumbuhan ekonomi 5,3 persen dan imbal hasil surat berharga negara sekitar 6,8 persen, defisit APBN diprediksi sebesar 3,18 persen.
Namun, apabila harga minyak diperkirakan sekitar 97 dolar AS per barel dengan nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.300 per dolar AS dan pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5,2 persen dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) 7,2 persen, defisit APBN bisa meningkat menjadi 3,53 persen. Terakhir, jika harga minyak mencapai 115 dolar AS per barel, nilai tukar rupiah melemah hingga Rp17.500 per dolar AS, dan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2 persen dan imbal hasil SBN 7,2 persen, maka defisit APBN diperkirakan melebar hingga 4,06 persen. (Ant/H-4)
Purbaya menyebut Pertamina sementara menanggung selisih harga BBM nonsubsidi saat harga minyak dunia melonjak, sementara pemerintah menahan kenaikan harga.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem Coretax telah bermasalah sejak awal pengembangannya. Ia menyebut kelemahan utama terletak pada desain yang tidak baik
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Purbaya juga melihat saat ini belum ada urgensi penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melebarkan defisit APBN.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan subsidi energi berpotensi membengkak hingga Rp100 triliun seiring kenaikan harga minyak dunia.
DIREKTUR Eksekutif Koordinator Daulat Energi, Ridwan Hanafi, mendorong pemerintah untuk kembali mengintensifkan program kompor listrik bersubsidi.
Lonjakan harga minyak dunia dorong kenaikan BBM. Ekonom nilai langkah ini penting untuk jaga stabilitas APBN.
Lonjakan harga minyak akibat konflik AS-Israel-Iran mengancam APBN Indonesia. Indef proyeksi subsidi energi bengkak Rp280 triliun.
Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Percepatan Transisi Energi untuk menekan beban subsidi negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved