Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah (kurs) terhadap dolar AS pada perdagangan Senin ditutup meningkat di tengah menurunnya inflasi Indonesia.
Pada akhir perdagangan Senin, kurs rupiah menanjak 23 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.230 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.253 per dolar AS.
"Produk Domestik Bruto perekonomian AS tumbuh sebesar 1,3 persen secara tahunan pada kuartal pertama tahun 2024," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede sebagaimana dilansir Antara.
Baca juga : Kurs Rupiah 29 Mei 2024 kembali Ditutup Melemah
Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia mengalami inflasi tahunan (year-on-year/yoy) 2,84 persen pada Mei 2024.
Tingkat inflasi itu lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 3 persen.
Selama sepekan, rupiah terdepresiasi sebesar 1,58 persen week to week (wtw) akibat pernyataan hawkish pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.
Baca juga : Rupiah 28 Mei 2024 Merosot 18 Poin
Imbal hasil atau yield obligasi Pemerintah Indonesia turun 2-4 basis poin (bps), mengikuti tren yield US Treasury yang lebih rendah setelah revisi data produk domestik bruto (PDB) AS.
Pekan lalu, rata-rata harian volume perdagangan obligasi pemerintah mencatat Rp17,31 triliun, lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatat rata-rata Rp13,04 triliun.
Kepemilikan asing pada obligasi Pemerintah Indonesia meningkat sebesar Rp4,02 triliun menjadi Rp807 triliun atau 14,06 persen dari total beredar pada 30 Mei 2024.
Baca juga : Rupiah Menguat Dipengaruhi Inflasi AS Turun
Sementara itu, PCE Deflator, indikator inflasi acuan dari Fed, mencatat angka yang stabil pada April 2024. PCE Deflator tercatat 7 persen year on year (yoy), cenderung stabil dibandingkan bulan sebelumnya. PCE Core Deflator tahunan juga tercatat tidak berubah di 2,8 persen yoy.
Namun, PCE Core Deflator bulanan sedikit turun menjadi 0,2 persen mom dari 0,3 persen mom. Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat inflasi terus menurun secara bertahap sehingga meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga kebijakan pada 2024. Dampaknya, dolar AS terdepresiasi terhadap mata uang global pasca rilis data PCE.
Dolar AS semakin terdepresiasi setelah PMI MNI Chicago turun menjadi 35,4 dari 37,9, mencerminkan fase kontraksi di sektor manufaktur.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin naik ke level Rp16.225 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.251 per dolar AS. (Ant/Z-7)
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved