Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN pengamat ekonomi di Sumatra Utara (Sumut) meyakini para eksportir CPO di provinsinya menjadi salah satu pihak yang memperoleh keuntungan dari rupiah melemah. Hal itu karena penggunaan mata uang dolar AS dalam aktivitas transaksi di sektor tersebut.
"Rupiah melemah akan menguntungkan pengusaha eksportir karena pendapatannya dalam mata uang asing, umumnya US dollar," ungkap Gunawan Benjamin, pengamat ekonomi Sumut, Kamis (18/4). Menurut dia, pelemahan rupiah bagi ekonomi Sumut tidak semua menjadi kabar buruk. Sebagian kalangan usahawan justru diuntungkan atau bahkan menikmati pelemahan rupiah.
Mereka ialah para eksportir yang banyak menjual produk dari komoditas kelapa sawit, khususnya CPO. Rupiah yang melemah diyakini Gunawan akan menambah pundi-pundi keuntungan mereka.
Baca juga : Penguatan Dolar AS Diperkirakan Berlangsung Lama
Hal itu karena aktivitas transaksi eksportasi CPO menggunakan mata uang asing, terutama dolar AS. Namun Gunawan menilai keuntungan tidak terlalu besar karena rupiah melemah saat ini juga diikuti dengan penurunan harga CPO.
Dia mencatat harga CPO pada 5 April 2024 masih bertahan di kisaran 4.400 ringgit Malaysia per ton. Namun kemudian mendadak turun ke kisaran 4.003 ringgit per ton hingga saat ini.
"Harga CPO anjlok sekitar 9% dalam kurun waktu 10 hari terakhir," ujarnya. Jika dibandingkan dengan persentase rupiah melemah yang hanya sekitar 2%, penurunan harga CPO masih jauh lebih besar.
Baca juga : Pekan Depan, Kurs Rupiah Diramalkan Melemah Tajam
Karena itu, dia meyakini pelemahan rupiah hanya memberi sedikit keuntungan bagi eksportir CPO. Kendati memang jika tanpa rupiah melemah, eksportir jelas akan dirugikan lebih dalam. Karena itu, meski rupiah melemah lebih banyak memberi dampak buruk bagi perekonomian Sumut, tetapi dia yakin kondisi ini disyukuri oleh sebagian masyarakat, khususnya eksportir CPO.
Lebih jauh Gunawan menuturkan, pelemahan rupiah sejatinya sudah terlihat saat masih dalam suasana perayaan Lebaran. Data ekonomi AS yang mengalami pemulihan dinilainya justru mengindikasikan bahwa kebijakan penurunan bunga acuan akan kembali tertunda.
Dampaknya, dolar AS menjadi perkasa terhadap sejumlah mata uang di Asia, termasuk rupiah. Kinerja rupiah kian terpuruk setelah Iran menyerang Israel. Rupiah yang sebelum Lebaran masih ditransaksikan di kisaran 15.860 per dolar AS meroket hingga sempat menembus 16.200. (Z-2)
Para eksportir mengusulkan agar tidak ada pelarangan terhadap operasional truk sumbu 3 saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Komisi VII DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah asosiasi industri.
KPPU membuka ruang bagi pelaku usaha dan asosiasi untuk berkomunikasi dan berkonsultasi ke KPPU atas hambatan persaingan yang dialaminya, serta strategi yang akan dilakukan.
MESKI ada pemberlakuan DHE sumber daya alam (SDA) 100% wajib disimpan di dalam negeri selama setahun, eksportir masih bisa menggunakan simpanan itu untuk keperluan operasional.
Ketentuan baru perihal DHE mewajibkan eksportir menempatkan devisanya di sistem keuangan Indonesia minimal satu tahun.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) melalui program inkubasi UKM-nya, BNI Xpora, sukses menggelar BNI Exporters Forum (BEF) ke-5 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Ekonomi Indonesia waspada! Rupiah berisiko tembus 17.000 per dolar AS akibat konflik Iran-Israel dan harga minyak dunia yang melonjak. Simak analisis ekonom.
Indef menilai nilai tukar rupiah masih berpotensi menghadapi tekanan di tengah kondisi ekonomi global yang semakin berat kurs dolar ke rupiah hari ini telah tembus Rp17.000.
Nilai tukar rupiah Senin, 9 Maret 2026 jebol ke level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan di Timur Tengah.
KEPALA Ekonom Josua Pardede menilai penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berpotensi menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat lonjakan harga minyak
Nilai tukar rupiah tembus 16.905 per dolar AS (5/3/2026). Simak analisis dampak perang Iran dan penurunan outlook Fitch terhadap ekonomi Indonesia hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved