Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT energi dari Universitas Trisakti Pri Agung Rahmanto meramalkan harga minyak mentah dunia bisa kembali menembus US$100 per barel pascaserangan Iran ke Israel. Berdasarkan data Trading Economics, Sabtu (13/4), harga minyak mentah dari Inggris, Brent naik 0,79% menjadi US$90,45 per barel. Harga minyak mentah dari Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI) juga terkerek naik 0,75% menjadi US$85,66 per barel.
Skala dampak konflik Iran-Israel dikatakan lebih besar dibandingkan perang Rusia-Ukraina ataupun perang di Gaza. Hal ini karena Iran merupakan salah satu produsen minyak dan gas (migas) utama di Timur Tengah dan juga menjadi anggota organisasi negara pengekspor minyak bumi atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC). Sementara, AS yang menjadi sekutu utama Israel, telah menjadi pemasok tambahan minyak mentah terbesar ke pasar global.
"Konflik Iran-Israel ini dapat menarik negara-negara lain yang merupakan pelaku migas untuk terlibat baik langsung maupun tidak langsung. Dampaknya, peluang harga minyak untuk menembus US$100 per barel di tahun ini cukup besar," ujar Pri Agung kepada Media Indonesia, Minggu (14/4).
Baca juga : Apa Dampak Perang Israel-Hamas bagi Pasar Minyak Dunia? Ini Prediksinya
Dengan kekhawatiran tingginya harga minyak dunia, tentu berdampak pada acuan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) yang berimbas pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Tanah Air. Pri Agung menegaskan harga BBM nonsubidi seperti pertamax cs cenderung bakal naik ke depannya.
"Dari segi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk subsidi energi dan dana kompensasi atas kebijakan menahan harga energi tentu semakin membesar," jelas pengamat energi itu.
Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Institute Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menerangkan sekitar 21% minyak mentah dunia dikapalkan melalui selat Hormuz yang merupakan selat strategis bagi Iran bahkan perdagangan dunia. Perang antara Iran dan Israel dikhawatirkan dapat mempengaruhi produksi dan distribusi minyak mentah dunia.
Baca juga : Harga Minyak Lanjutkan Tren Naik
"Jika ada gangguan di Selat Hormuz, maka pasokan minyak mentah dunia akan terganggu dan menyebabkan kenaikan harga minyak," ucapnya.
Bagi Indonesia yang mengimpor 40-50% kebutuhan minyak tentu merasakan dampak dari gejolak harga minyak dunia. Yakni, potensi kenaikan inflasi dan beban subsidi BBM di APBN akibat kenaikan harga BBM.
"Jadi, kenaikan harga energi global dapat memperlambat pemulihan ekonomi dunia, termasuk dapat menekan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini," pungkas Fabby.
(Z-9)
Skema penetapan harga BBM non-subsidi di Indonesia memang mengikuti mekanisme pasar internasional. Penyesuaian ini mengacu pada tren harga minyak dunia serta acuan MOPS
PEMERINTAH tak menutup peluang penambahan kuota subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah gejolak harga minyak mentah dunia.
Peluang pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) atau mengurangi kuota subsidi bensin dinilai terbuka lebar.
Dampak eskalasi konflik Israel-Iran dikhawatirkan memicu adanya guncangan pasokan atau supply shock minyak mentah dunia.
Prediksi dari Analisis Deu Calion Futures (DCFX) Andrew Fischer, pergerakan harga minyak masih mencerminkan potensi kenaikan yang signifikan.
Militer AS dan CIA melakukan misi berisiko tinggi untuk mengekstraksi kru jet tempur F-15 yang jatuh di Iran.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat. RAF Inggris cegat drone Iran, sementara militer AS berhasil menyelamatkan dua personelnya dari wilayah Iran.
Ketegangan Timur Tengah memuncak. Presiden AS Donald Trump mengancam serangan besar-besaran ke Iran pada Selasa malam jika jalur pelayaran tidak segera dibuka.
Ketegangan di Selat Hormuz berlanjut. Iran mengeklaim kontrol lalu lintas kapal, sementara Uni Emirat Arab siap dukung AS amankan jalur navigasi.
Pekan Suci di Yerusalem berlangsung sepi dan penuh pembatasan akibat konflik. Simak kisah warga Kristen Palestina yang bertahan di tengah tekanan dan ancaman eksodus.
Kantor Kepresidenan Turki membantah laporan mengenai pengiriman rudal anti-pesawat ke Iran. Ankara menyebut tuduhan keterlibatan dalam jatuhnya jet F-15 AS sebagai propaganda hitam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved