Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat sebanyak 399.806 tiket kapal telah terjual hingga Selasa atau H-1 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Jumlah tersebut terdiri atas 293.233 tiket untuk arus mudik (26 Maret-11 April 2024) dan 106.573 tiket untuk arus balik (12-26 April 2024).
Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Evan Eryanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, merinci sejumlah 364.556 tiket telah terjual untuk kapal penumpang dan 35.250 tiket dengan kapal perintis.
Baca juga : Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2024 dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Masih Tersedia
"Periode angkutan mudik dengan kapal Pelni berlangsung pada 26 Maret hingga 26 April 2024," katanya.
Pelni mencatat pada periode arus mudik angkutan Lebaran 2024 menunjukkan lima ruas terpadat, yaitu ruas Batam-Belawan sebanyak 15.663 penumpang, Belawan-Batam (13.288 penumpang), Kumai-Semarang (11.718 penumpang), Balikpapan-Surabaya (10.588 penumpang), dan Makassar-Surabaya (9.154 penumpang).
Berikutnya, lima pelabuhan keberangkatan terpadat periode arus mudik 2024 ini, yakni Makassar (33.119 penumpang), Balikpapan (28.044 penumpang), Ambon (24.343 penumpang), Batam (22.735 penumpang), dan Tanjung Priok (18.992 penumpang).
Baca juga : Menhub Minta Operator Patuhi Batas Atas Tarif Tiket Jelang Mudik
Pelni juga telah mengusahakan seluruh kapalnya dapat menepati jadwal di setiap pelabuhan yang disinggahi.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang dapat tiba dan merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah di kampung halaman masing-masing bersama keluarga
Evan juga mengimbau agar calon penumpang dapat membeli tiket kapal melalui beberapa saluran resmi seperti aplikasi Pelni Mobile, situs resmi pelni.co.id, call center Pelni 162, loket kantor cabang maupun mitra yang telah bekerja sama dengan Pelni.
Pelni juga telah menambah channel penjualan tiket, yakni melalui Mandiri Livin' Sukha dan BCA Mobile, ujar Evan. (Z-8)
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
ARUS mudik melalui Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai menunjukkan peningkatan pada masa Angkutan Lebaran 2026.
PT Pelni Cabang Jakarta memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, tepatnya Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Pelni memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran 2025, sedangkan puncak arus balik berada pada 2 April 2026.
Pelni Menyediakan 751.550 Tiket dan Mengoperasikan 55 Kapal pada Angkutan Lebaran 2026
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan penumpang selama periode peak season Angkutan Lebaran 2026.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved