Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEHARI menjelang waktu Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1445 Umum, mayoritas harga pangan mengalami kenaikan di rata-rata wilayah Indonesia, pada Selasa (9/4). Melansir panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Selasa 9 April 2024 per 13.05 WIB, kenaikan harga terjadi pada sebanyak sebelas komoditas pangan seperti, beras premium, bawang merah, bawang putih bonggol, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi murni, daging ayam ras, minyak goreng curah, ikan kembung, ikan tongkol dan tepung terigu kemasan (non-curah).
Beras premium mengalami kenaikan yang sangat tipis yakni Rp10 dari harga kemarin menjadi Rp16.120per kilogram. Kemudian bawang merah mengalami kenaikan cukup signifikan di angka Rp1.320 menjadi Rp43.780 per kilogram yang diikuti harga bawang putih yang naik Rp660 menjadi Rp43.500 per kilogram.
Selanjutnya, cabai merah keriting mengalami kenaikan yang cukup signifikan yakni Rp2.240 dari harga kemarin menjadi Rp57.770 per kilogram, di sisi lain, cabai rawit merah juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu Rp2.860 dari harga kemarin menjadi Rp58.300 per kilogram.
Baca juga : Bapanas Upayakan Perpanjang Masa Stok Pangan Jelang Lebaran
Kemudian, daging sapi murni mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar Rp3.390 dari harga kemarin menjadi Rp144.660 per kilogram, diikuti dengan daging ayam ras yang juga mengalami kenaikan sebanyak Rp1.000 menjadi Rp40.300 per kilogram, serta harga minyak goreng curah yang naik tipis Rp30 menjadi Rp15.970 per liter.
Adapun harga ikan kembung naik Rp120 menjadi Rp37.450 per kilogram, sedangkan untuk harga ikan tongkol naik cukup tinggi di Rp1.030 menjadi Rp32.820 per kilogram, terakhir tepung terigu kemasan (non-curah) naik tipis di Rp10 menjadi Rp13.500 per kilogram.
Adapun komoditas pangan yang mengalami penurunan harga adalah kedelai biji kering (impor), telur ayam ras, gula konsumsi, tepung terigu (curah), ikan bandeng, dan garam halus beryodium.
Baca juga : Ini Deretan Komoditas Pangan yang Alami Kenaikan Harga
Harga kedelai biji kering (impor) mengalami penurunan harga di Rp40 menjadi Rp13.200 per kilogram, untuk telur ayam ras mengalami penurunan yang tipis di Rp20 menjadi Rp30.970 per kilogram, sedangkan untuk gula konsumsi turun di Rp10 menjadi Rp17.960 per kilogram.
Sementara itu, tepung terigu (curah) mengalami penurunan Rp10 menjadi Rp10.610 per kilogram, ikan bandeng mengalami penurunan cukup signifikan di angka Rp520 menjadi Rp33.560 per kilogram, dan terakhir garam halus beryodium yang turun Rp20 menjadi Rp11.570 per kilogram.
Adapun komoditas pangan menjelang lebaran yang harganya tetap stabil antara lain beras medium, minyak goreng kemasan sederhana serta jagung pakan peternak.
Beras medium tetap stabil di harga Rp13.960 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana stabil di harga Rp17.910 per liter dan jagung pakan peternak stabil di harga Rp7.860 per kilogram. (Z-10)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026, Perumda Dharma Jaya merencanakan impor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia.
Kisruh tata niaga daging sapi impor kembali mencuat. Sejumlah pengusaha daging mendatangi Kementerian Pertanian untuk mempertanyakan kebijakan kuota impor daging sapi.
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved