Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi produksi beras akan mulai meningkat pada Maret dan mencapai titik puncak pada April mendatang. Masa-masa itu adalah momen ketika panen raya berlangsung.
"Di bulan Maret dan April diperkirakan akan ada panen raya. Dengan meningkatnya persediaan dan produksi beras ini, kita harap inflasi di Maret dan April bisa diredam," kata PLT Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Senin (4/3).
Ia menyebut sentra produksi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur akan menjadi penghasil terbesar pada musim panen raya kali ini.
Baca juga : Luas Panen dan Produksi Padi 2023 Diperkirakan Mengalami Penurunan
"Jawa diperkirakan akan produksi beras tertinggi, yakni sebesar 2,15 juta ton," ujarnya.
Kemudian, pada April, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Lampung akan menjadi lima provinsi dengan produksi beras tertinggi.
"Jawa akan memberikan kontribusi produksi sebesar hampir 60%. Disusul Sumatera 19%, dan Sulawesi 12,5%," tandasnya. (Z-11)
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Amalia menjelaskan bahwa inflasi tahunan tarif listrik pada Maret 2026 mencapai 26,99%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada Maret 2026 sebesar 3,48%. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan Maret 2025 yang hanya sebesar 1,03%.
BPS mencatat inflasi Maret 2026 sebesar 0,41% secara bulanan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved