Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bakal melakukan investigasi terkait kenaikan harga beras yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Penelusuran yang dilakukan lembaga itu juga bertujuan untuk mengetahui apakah kenaikan harga komoditas tersebut disebabkan oleh adanya praktik persaingan usaha tidak sehat.
Wakil Ketua KPPU Aru Armando menyampaikan, investigasi yang dilakukan oleh KPPU didasari pada persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Melalui penyelidikan dan analisis itu, diharapkan akar permasalahan dari kenaikan harga beras dapat diketahui dan ditangani dengan baik oleh pemangku kepentingan.
“Pantauan terhadap komoditas bahan pokok penting, di antaranya adalah beras itu rutin kami lakukan. Terkait beras, karena ini menyangkut kebutuhan dan concern masyarakat, maka ketika ada gejolak harga, maka KPPU membentuk Tim Investigasi untuk memastikan apakah ada perilaku yang melanggar prinsip persaingan usaha yang sehat atau tidak,” ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (1/3).
Baca juga : Harga Beras di Sulawesi Tenggara Terus Melonjak
Aru menambahkan, investigasi bakal dilakukan secara mendalam dan menyeluruh. Karenanya ia tak dapat memastikan kapan proses penyelidikan mengenai kenaikan harga beras dapat diseleaikan. Namun dia memastikan akan menyampaikan kepada publik jika mendapati temuan dalam proses investigasi itu.
Investigas yang dilakukan oleh KPPU juga dilakukan di seluruh kantor wilayah di Indonesia. Dus, nantinya data dan temuan yang diperoleh akan lebih mempertajam analisis yang dilakukan oleh KPPU.
“Soal berapa lama, tidak ada batasan waktu, namun tetap bergerak responsif secepat mungkin. Dalam proses tersebut tentu akan memanggil pihak-pihak terkait,” kata Aru.
“Jadi pantauan ini pekerjaan rutin yang KPPU lakukan diseluruh tujuh Kanwil. Jadi tinggal dikoordinasikan antara pusat dan wilayah,” tambahnya. (Z-3)
Beras medium SPHP seharga Rp57.500 kemsan 5 kg, beraskita premium Rp74.000 kemasan 5 kg, minyakkita Rp31 ribu kemasan 2 liter.
Beras SPHP dijual Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram. kemudian gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyakkita 2 liter Rp25 ribu, telur ayam 10 butir 10 ribu rupiah atau 1.000 per butir.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Beras kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp14.000 hingga Rp15.000 per kg kini mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kg.
Telkom mengembangkan rangkaian solusi berbasis artificial intelligence (AI). Inovasi menjadi keharusan bagi perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang
Pergerakan para paslon ini yang justru menjadi faktor utama persaingan semakin ketat dan elektabilitas mereka semakin bergerak
Sertifikasi ini sejalan dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Persaingan ketat mendorong produktivitas tenaga kerja, daya inovasi bisnis, dan tingkat upah yang semakin tinggi.
PESEPAKBOLA yang biasa berposisi sebagai bek kiri Timnas Indonesia Shayne Pattynama menyambut positif kedatangan bek kiri baru. Calvin Verdonk dikabarkan sudah dapat memperkuat Garuda
Di balik gemerlapnya panggung fesyen, terdapat tantangan-tantangan besar yang dihadapi oleh para desainer. Persaingan tidak sehat membuat desainer sulit untuk meraih keuntungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved