Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono menyampaikan bahwa daya beli tidak bisa dikatakan turun.
Realisasi realisasi dari penarikan uang di momen Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) berada jauh di atas target.
Baca juga : Pastikan Pelayanan Optimal, Top Manajemen BSI Tinjau Layanan Akhir Tahun dan Tahun Baru di Cabang
"Realisasi penarikan uang kartal di selama Nataru mencapai Rp130 triliun. Artinya meningkat 10,7% dari Nataru tahun 2022 dan 104% lebih tinggi dari proyeksi Bank Indonesia. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Biasanya selalu di bawah proyeksi kami," kata Doni, Rabu (17/1/2024).
Baca juga : Praktisi Perbankan: Transaksi Tunai Masih Jadi Penyokong Pertumbuhan Ekonomi
Ke depan, pada Januari - April, didukung dua momentum yaitu Pemilu maupun Ramadan Idul Fitri, Bank Indonesia akan menyiapkan uang yang melebihi Nataru.
"Mungkin bisa akan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Kisarannya di atas Rp 260 triliun yang akan kami siapkan," kata Doni. (Z-8)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Menjelang bulan suci Ramadan 2026, aktivitas perdagangan di Pasar Jatinegara belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Di tengah isu pelemahan daya beli, kelas menengah dinilai masih kuat. Hal ini mendorong realisasi investasi properti Rp1 triliun di Bekasi.
Ekonom menilai ketiadaan diskon tarif listrik pada paket stimulus ekonomi kuartal I 2026. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menekan daya beli masyarakat,
Melambatnya pertumbuhan tabungan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta mencerminkan adanya tekanan pada sisi pendapatan, khususnya yang dirasakan kelas menengah.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved