Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Negara Indonesia (BNI) memperkuat kerja sama strategis dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT). Kerja sama tersebut terkait dengan pembuatan kartu tanda anggota (KTA) berbasis Rekening Taplus Bisnis Combo Co-Brand untuk seluruh anggota IPPAT.
Dalam keterangannya, Direktur Institutional Banking BNI Muhammad Iqbal mengungkapkan kerja sama antara BNI dan IPPAT sejalan dengan upaya perseroan untuk proaktif menjangkau masyarakat untuk dapat menikmati fasilitas perbankan terintegrasi dari BNI.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan IPPAT pada BNI. Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen kedua belah pihak untuk memberikan manfaat antara lembaga dengan tujuan bersama yang saling menguntungkan,” ujar Iqbal di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).
Baca juga: OJK Diminta Atur Penyebaran Informasi Perbankan
Iqbal mengatakan BNI akan membantu pembuatan KTA berbasis Combo (3in1) yang berfungsi sebagai kartu identitas, Kartu Debit BNI (Kartu multi fungsi), dan Kartu Tapcash. Di samping itu, perseroan juga menyediakan produk dan jasa mulai dari transaksi, investasi, hingga pembiayaan yang dapat dioptimalkan bagi seluruh anggota IPPAT.
Beberapa layanan BNI tersebut di antaranya pembukaan rekening giro IPPAT, pembukaan rekening anggota IPPAT, layanan kartu multi fungsi, pemberian fasilitas kredit konsumer, penggunaan fasilitas Integrated Cash Management dan Virtual Account.
Baca juga: Kinerja Perusahaan Tokcer, Saham BNI Sentuh All Time High
Kemudian, BNI juga memiliki fasilitas Kartu Kredit Batik Air co-branding, BNI Reward Point, dan pengelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Iqbal berharap, kerja sama antara BNI dan IPPAT dapat membawa kebaikan untuk kedua belah pihak dan menjadi gerbang kolaborasi berkelanjutan di masa yang akan datang.
"Harapannya, BNI bisa terus menjadi mitra utama IPPAT untuk memberikan kemudahan transaksi dan layanan keuangan," tandas Iqbal. (RO/Z-11)
Capaian tersebut dinilai mencerminkan daya saing positif BNI sebagai bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di tengah kompetisi industri perbankan nasional.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat kinerja keuangan yang solid di sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan kredit mencapai 15,9% secara tahunan.
Saham PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai mencetak kinerja paling resisten dibandingkan bank besar lainnya di tengah kondisi pasar keuangan yang menantang sepanjang 2025.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
ICXA merupakan ajang internasional yang memberikan apresiasi kepada organisasi dengan praktik terbaik dalam pengelolaan customer experience.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung langkah pebalap nasional Sean Gelael yang membuka persiapan musim balap 2026 dengan tampil di ajang Asian Le Mans Series (ALMS) 2025/26.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved