Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Jumat (8/12) pagi ke level 7.146,98. IHSG berfluktuasi namun masih bergerak di zona hijau. IHSG pada pukul 09.12 WIB menguat 0,09 persen atau 6,64 menjadi 7.141,27.
IHSG bergerak naik hingga level 7.160,29 dan melemah sampai menyentuh 7.128,43.
Pada perdagangan pagi ini sebanyak 2,7 miliar saham telah ditransaksikan dengan nilai Rp1,33 triliun.
Baca juga: SURI, Produsen Sarung Tangan Lokal Resmi Melantai di Bursa
Terpantau 216 saham emiten bergerak menguat, 175 saham emiten melemah, dan sisanya 212 saham stagnan.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan hari ini IHSG berpotensi bergerak sideways di range 7.080-7.170.
Level support IHSG berada di 7.060-7.080 dan level resist IHSG berada di 7.150-7.170.
Baca juga: Jumlah Putaran Pilpres 2024 Pengaruhi Pasar Saham
Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,18 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,80 persen, sementara indeks Nasdaq turut menguat sebesar 1,37 persen.
Initial jobless claims untuk minggu yang berakhir 2 Desember 2023 mencapai 220 ribu, di bawah perkiraan.
Saham dari Alphabet, induk perusahaan Google, mengalami kenaikan lebih dari lima persen karena para investor menyambut positif terhadap peluncuran artificial intelligence model Gemini oleh perusahaan tersebut. Nvidia dan AMD juga naik masing-masing lebih dari dua persen dan sembilan persen. (Medcom/Z-6)
IHSG anjlok 2,27% ke level 7.771,28 pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (29/8). Penurunan ini seiring dengan masih berlanjutnya aksi demonstrasi di Jakarta.
IHSG kembali melemah dalam dua hari terakhir, mencerminkan rapuhnya psikologis pasar terhadap gejolak politik dan keamanan di dalam negeri. Pada perdagangan Kamis (28/8),
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, dibuka menguat 16,61 poin atau 0,21% ke posisi 7.952,79.
Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi, aliran modal asing justru cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2925, dibuka menguat 14,01 poin atau 0,18% ke posisi 7.940,92.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 8.000 dalam sepekan mendatang.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat rekor tertinggi kapitalisasi pasar (market cap) sebesar Rp13.701 triliun pada 29 Juli 2025, melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat pasar derivatif domestik dengan meluncurkan lima saham baru sebagai underlying kontrak berjangka saham (KBS).
Pencatatan sukuk ini merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen bank dalam menjawab tantangan industri perbankan syariah yang semakin kompetitif dan dinamis.
AKTIVITAS perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 23–26 Juni 2025 menunjukkan tren pelemahan di hampir seluruh indikator utama.
Hingga 28 Mei 2025, total nilai transaksi Repo di SPPA mencapai Rp100,85 triliun, dengan rata-rata transaksi harian mencapai Rp2,86 triliun.
BEI mencatat pergerakan pasar modal Indonesia selama pekan pertama Juni 2025 menunjukkan indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,87%.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved