Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN properti terkemuka yang berbasis di Pulau Batam, PT Winner Nusantara Jaya Tbk/ (WINR.IJ-Bloomberg), membukukan kenaikan laba bersih dan aset untuk periode sembilan bulan pertama 2023. Di tengah atmosfer suku bunga tinggi dan ketidakmenentuan ekonomi global Winner berhasil memperoleh kenaikan laba bersih untuk sebanyak 316%
Laba tersebut merupakan keuntungan periode Januari-September 2023 yang tercatat sebesar Rp26,90 miliar dari Rp6,47 miliar di periode yang sama pada 2022. Kenaikan laba bersih ini ditunjang oleh meningkatnya efisiensi yang ditunjukan pada menurunnya beban penjualan dan beban umum serta administrasi.
Di sisi lain, Winner juga mendapatkan tambahan laba bersih dari selisih penilaian kembali properti investasi senilai Rp23,73 miliar. Aset selama periode Januari-September 2023 juga meningkat menjadi Rp450,63 miliar atau naik sebanyak 7,5% dari Rp419,28 miliar di periode yang sama tahun lalu.
Tingginya suku bunga dalam negeri menyusul kenaikan suku bunga global yang dipicu oleh kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve) akibat tingginya inflasi telah secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi daya beli masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah baru. Kondisi ini telah berakibat kepada menurunnya perolehan pendapatan Winner selama periode Januari-September tahun ini. Pendapatan turun 39% menjadi Rp21,40 miliar dari Rp35,11 miliar di periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Franchise Day Exhibition di CitraLand BSB City Tawarkan Bisnis Waralaba
Sebagai catatan, suku bunga acuan Bank Indonesia (Suku bunga tujuh hari gadai atau Seven-Day Reverse Repo Rate) pada akhir September 2023 sebesar 5,75% atau naik dari 4,25% diperiode yang sama tahun lalu.
"Untuk setahun penuh 2023 ini, kami tetap menargetkan pertumbuhan laba bersih diatas 300%," kata Direktur Utama WINR Yusmen Liu dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (22/11).
Baca juga: Peningkatan Laba di Kuartal III, Amar Bank Optimistis Tumbuh hingga Akhir Tahun
Yusmen menargetkan laba bersih 2024 akan tetap bertumbuh seiring dengan dimulainya proyek baru pembangunan Central Business Distrik (CBD) seluas 33 hektar di Bogor, Jawa Barat.
“Bogor, kota dengan infrastruktur lengkap, adalah kota satelit yang penting untuk Jakarta sehingga kami yakin pembangunan CBD di Bogor mempunyai potensi yang tinggi untuk membukukan keuntungan terbaik bagi perusahaan kami," ujar Yusmen.
Nilai proyek CBD di Bogor diproyeksikan mencapai trilyunan rupiah dimana dalam rangka pencapaiannya WINR akan bekerjasama dengan sejumlah lembaga keuangan baik di dalam dan luar negeri sebagai alternatif pendanaan selain hasil usaha.
Untuk menunjang pertumbuhan kinerja keuangan ditahun-tahun mendatang, WINR memastikan untuk meresmikan operasional hotel berbintang 3 di Pulau Batam yang bernama Gyana Hotel dan Winner Tower diawal tahun 2024.
"Peresmian atas beroperasi secara penuhnya Gyana Hotel Batam akan menjadi penunjang untuk pendapatan berulang atau recurring income bagi perusahaan kami mulai tahun depan," kata Yusmen.
Sementara itu, Peresmian Winner Tower secara operasional penuh sebagai Kantor Pusat juga akan merefleksikan eksistensi dan determinasi WINR sebagai perusahaan properti skala nasional yang mengutamakan kualitas untuk semua produk propertinya. (Z-10)
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah metode perhitungan free float saham di Indonesia perlu dikaji secara cermat.
PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) mencatatkan lonjakan signifikan pada laba usaha dan laba bersih hingga kuartal III-2025, meski pendapatan Perseroan mengalami penurunan tipis.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) mencatat lonjakan kinerja pada triwulan III 2025 setelah dua periode sebelumnya mengalami tekanan.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kinerja gemilang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) menutup triwulan III 2025 dengan capaian gemilang. Emiten properti dan perhotelan ini berhasil mencatat lonjakan laba bersih hingga 150%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved