Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank atau AMAR), bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, mengumumkan kinerja keuangan yang solid untuk kuartal III 2023.
Amar Bank berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 162,1 miliar, tumbuh 193,8% secara tahunan (year-on-year); sebuah prestasi mengesankan di tengah persaingan ketat dalam industri perbankan digital.
Prestasi ini mencerminkan dedikasi Amar bank terhadap filosofi bahwa ‘teknologi harus memberikan dampak positif dan memperbaiki kehidupan.
Vishal Tulsian, Presiden Direktur PT Bank Amar Indonesia Tbk, mengatakan “Amar Bank mencatat pendapatan operasional sebesar Rp 932,6 miliar pada kuartal III 2023, menandai peningkatan yang substansial sebesar 36,6% year-on-year."
Baca juga: Amar Bank Proyeksikan Laba Bersih 45,7% CAGR dari 2023 hingga 2025
"Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih dan pendapatan non-bunga yang konsisten, serta pengelolaan biaya yang optimal. Selain itu, strategi penyaluran kredit yang lebih prudent turut berperan penting pada peningkatan profitabilitas,” kata Vishal dalam keterangan, Kamis (9/11).
AMAR tetap berkomitmen dalam mendukung segmen UMKM yang memberikan kontribusi 53% dari total kredit.
Memahami akan pentingnya peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui kontribusinya yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara, dukungan ini merupakan cerminan dari kebanggaan Amar Bank menjadi bagian dari kisah pertumbuhan UMKM.
Jalankan Responsible Banking
Komitmen Amar Bank dalam menjalankan responsible banking juga tercermin dalam keberhasilan mempertahankan dana pihak ketiga (DPK) pada tingkat yang stabil dan memuaskan.
Current Account and Saving Account (CASA) berkontribusi 24% dari total DPK dengan jumlah mencapai Rp 826 miliar. Seiring dengan bertumbuhnya jumlah nasabah, Amar Bank berfokus untuk terus memperkuat posisi CASA.
Baca juga: Amar Bank Resmi Terapkan Sistem Pembayaran BI-Fast
David Wirawan, Senior Vice President Finance Amar Bank menyoroti tingkat Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang sehat sebesar 124,5% hingga kuartal III 2023.
“CAR yang kuat ini dapat menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan, sekaligus memberi ruang untuk mendorong ekspansi pasar. Kami optimis dapat terus meningkatkan volume penyaluran pinjaman yang lebih besar dengan tetap mengedepankan inovasi produk berbasis teknologi, serta terus mempertahankan asas kehati-hatian,” jelas David.
Vishal menegaskan, bahwa meskipun menunjukkan tren positif pada kinerja, Amar Bank tetap waspada terhadap dinamika perekonomian yang berkembang.
Baca juga: Laba Bersih Amar Bank Diprediksi Capai Rp150 Miliar di Tahun 2023
Ia menambahkan, “Kami siap beradaptasi dengan perubahan suku bunga dan tetap konsisten mengutamakan pemilihan debitur yang sehat untuk mempertahankan rasio non-performing loan (NPL) di bawah ambang maksimum yang ditetapkan oleh regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Komitmen kami pada perkembangan teknologi dan upaya pemasaran akan memastikan aktivitas bisnis perusahaan tetap terakselerasi.
Ke depannya, Amar Bank akan tetap berdedikasi untuk terus menyediakan solusi keuangan digital yang inovatif serta menjalankan penyaluran pinjaman yang prudent.
Amar Bank berkomitmen untuk mendukung sektor individu dan UMKM, terutama mereka yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan, guna meningkatkan taraf hidup mereka. (RO/S-4)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Capaian impresif ini membuktikan ketangguhan Jamkrida Jabar dalam menavigasi bisnis di tengah dinamika ekonomi nasional yang menantang.
PT Jasaraharja Putera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) untuk Tahun Buku 2024.
SUB Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV menyebut capaian komoditas non core (bukan inti) teh dan karet meraih laba positif untuk pertama kali sejak 1996.
BSI mencatat, penyaluran pembiayaan pada semua segmen tumbuh positif di mana segmen wholesale tumbuh 17,27% yoy, retail tumbuh 14,92% yoy, dan konsumer tumbuh 16,08% yoy.
Bird mencatatkan kinerja positif di kuartal pertama 2025 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp1,30 triliun atau meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menutup tahun 2024 dengan kinerja keuangan yang solid. Laba bersih tercatat tumbuh sebesar 14,61% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp519,43 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved