Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan nilai investasi yang didapatkan hingga US$6 miliar dari investor Amerika Serikat untuk pembangunan kawasan pariwisata hijau.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, target investasi dari investor Amerika Serikat itu dapat dicapai dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun ke depan atau bahkan lebih cepat dari itu.
"Sebanyak US$5-6 miliar yang Indonesia targetkan bahkan tadi beberapa perusahaan Amerika Serikat yang telah menyatakan minat kepada saya untuk berinvestasi di sektor pariwisata hijau di Indonesia," kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (24/10), seperti dilansir dari Antara.
Sandiaga menyebutkan, dirinya telah menerima langsung pernyataan minat dari perusahaan Amerika Serikat untuk berinvestasi antara lain Marriott Group, MasterCard, dan beberapa perusahaan besar dari Negeri Paman Sam lainnya.
Baca juga: WCC Nusantara Gelar Grand Tour Series 2023, Komitmen Dukung Pariwisata Hijau
Komitmen pemerintah Indonesia untuk fokus menerapkan pariwisata hijau yang ramah lingkungan menjadi salah satu faktor yang memantik ketertarikan dari perusahaan tersebut.
Fokus investasinya ada pada pengembangan perhotelan yang ramah lingkungan, seperti penggunaan energi baru terbarukan (EBT), pengelolaan sampah, dan penggunaan air yang lebih efisien.
"Untuk itu kami (Kemenparekraf) bisa men-guide mereka 15-20 persen di atas target pemerintah," ujarnya.
Baca juga: TEI 2023 Sambut Investasi Besar di Bidang Perdagangan dan Pendidikan
Sebelumnya, menurut Sandi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah menerima kesepakatan pembangunan dua hingga tiga hotel dengan total investasi sebesar US$500-700 juta di Ibu Kota Nusantara (IKN), kemudian Pembangunan Resor Wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Fasilitas tersebut mulai dibangun akhir 2023 dan akan dikelola oleh perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, salah satunya ialah Marriott Internasional Group dan The Ritz-Carlton.
Sandiaga mengaku optimistis bahwa investasi di sektor pariwisata hijau akan mencapai target dan memberikan dampak positif bagi Indonesia, baik dari segi sosial-ekonomi maupun lingkungan.
"Utamanya dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas lingkungan dari pariwisata berkelanjutan," kata Sandiaga. (Z-6)
ISFEX 2025 siap digelar di ICE BSD City pada 6–9 November. Pameran fasilitas olahraga terbesar ini hadirkan inovasi, kolaborasi, dan tren global terkini.
Program Semesta AI sendiri merupakan program antara Lintasarta, NVIDIA, dan KUMPUL yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI sesuai kebutuhan industri nasional.
Para pecinta film animasi anak-anak di Indonesia tengah menantikan kehadiran film animasi terbaru yang menjanjikan kisah penuh kehangatan, kegembiraan, serta nilai persahabatan.
Kerja sama kemitraan co-branding Wonderful Indonesia menginisiasi berbagai program seperti Wonderful Indonesia Berkah, School Break di 4 kota, dan Pesona Promo Merdeka.
Namun, diakui Neil, bahwa sektor ekonomi kreatif masih tergolong baru di Indonesia.
Kementerian Perhubungan menyebut ada 287 bandar udara (bandara) di Indonesia pada 2021, namun tidak semuanya aktif.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved