Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal III akan berada di atas 5%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2023 tercatat, semester pertama di atas 5,11%.
"Estimasi Pemerintah memperkirakan tingkat pertumbuhan PDB di atas 5% untuk kuartal III 2023. Hasil akhirnya akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) nanti," kata Febrio dalam acara 11th US-Indonesia Investment Summit, di Jakarta, Selasa (24/10).
Pada kuartal IV 2023, pemerintah masih melihat beberapa tantangan, namun akan mempertahankan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi juga akan berada di atas 5%.
Baca juga : Bank Indonesia Jaga Tingkat Inflasi
"Jadi secara keseluruhan, sepanjang tahun 2023, kami akan mempertahankan pertumbuhan ekonomi kami mendekati sekitar 5,1%," kata Febrio.
Baca juga : Apindo: Capres-Cawapres Harus Hadirkan Strategi Ekonomi Inklusif
Namun hal ini tidak akan terjadi secara otomatis. Ini akan memerlukan langkah-langkah tambahan, terutama untuk mendorong dan menjaga daya beli masyarakat.
"Pemerintah sedang menyelesaikan paket kebijakan yang akan segera diumumkan, dengan tujuan untuk menjaga daya beli masyarakat," kata Febrio.
Kemudian, dalam menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun dan memasuki tahun 2024, pemerintah Indonesia akan bersikap sama memperlakukan disiplin defisit fiskal untuk di bawah 3%.
Namun ketika kebijakan melakukan konsolidasi fiskal, bukan berarti momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terhenti.
"Kenyataannya pertumbuhan ekonomi Indonesia sebenarnya salah satu yang terbaik di dunia. Ketika kami mengetuai ASEAN tahun ini, kami yakin bahwa tema kepemimpinan ASEAN kami adalah kepentingan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan. Itu cara kami memadukan pengelolaan perekonomian," kata Febrio.
Indonesia telah menargetkan defisit anggaran 2,29% dari PDB dan tingkat pertumbuhan PDB akan menjadi 5,2% pada 2024. Tingkat inflasi juga akan lebih rendah dibandingkan tahun ini yaitu ditargetkan 2,8% pada 2024.
Namun pemerintah juga melihat beberapa risiko untuk tetap bisa mengendalikan inflasi. Berbeda dengan negara seperti AS dan Eropa yang menggunakan tingkat suku bunga tinggi untuk mengendalikan inflasinya, Indonesia menyisir sumber inflasinya lebih rinci dan mengendalikan pasokan pangan yang menyebabkan fluktuasi harga dan inflasi tersebut, serta wilayah-wilayah yang membutuhkan pasokan komoditas tertentu.
"Itu cara kami menurunkan inflasi bahan pangan yang bergejolak (volatile food), dari sekitar 15% pada Mei 2020, menjadi 0% di Juli 2023," kata Febrio.
Sekarang Indonesia menghadapi tantangan yang berbeda, karena India dan banyak produsen beras menahan dan melakukan pelarangan ekspor. Sehingga Indonesia harus menyiasatinya, dan memastikan bahwa pasokan dan harga beras tetap terjaga.
Ketika lingkungan inflasi lebih rendah, artinya, kebijakan moneter tidak perlu intervensi terlalu jauh. Itu sebabnya Bank Indonesia menaikkan suku bunga kebijakannya hanya 25 basis poin, dibandingkan dengan banyak negara lain di dunia.
"Itu cara kami mengelola perekonomian dan pada saat yang sama, menjaga momentum daya beli dan menjaga siklus, menjaga stabilitas makroekonomi," kata Febrio. (Z-8)
Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan banyak peluang kerja dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja di DIY
Penerapan ekonomi sirkular pada industri akan berdampak signifikan terhadap penerimaan negara.
Dalam rantai pasok biomassa selalu melibatkan masyarakat sekitar jadi akan ada sirkular ekonomi.
Dalam waktu 10 bulan sejak beroperasi, pabrik Amandina telah meraih Standar Nasional Indonesia untuk resin PET daur ulang serta berhasil melakukan ekspor ke pasar Eropa.
Bersama SBI, Baruwani memberikan pendampingan kegiatan pilah dan olah sampah di Kelurahan Karangtalun, Cilacap Utara.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved