Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Didid Noordiatmoko menyampaikan sebanyak 18 pelaku usaha minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) siap melakukan perdagangan di bursa CPO yang diselenggarakan oleh Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives (ICDX).
Bappebti telah resmi menunjuk Indonesia ICDX Group sebagai penyelenggara bursa CPO melalui Keputusan Kepala Bappebti No 1/Bappebti/SC-SCPO/10/2023, yang dikeluarkan pada Senin (9/10) lalu.
"Saat ini sudah bergabung sebanyak 18 pelaku usaha CPO yang siap untuk berdagang melalui bursa ICDX. Ini tentu menjadi awal yang sangat baik, bahwa bursa ini tidak mulai dari nol," ujarnya dalam Peluncuran Bursa CPO di Jakarta, Jumat (13/10).
Didid menerangkan perdagangan CPO di bursa berjangka mulai efektif pada Senin, 23 Oktober 2023. Nantinya akan ada price discovery atau proses penentuan harga suatu aset melalui interaksi yang dilakukan pembeli dan penjual bursa. Sehingga, tercipta reference price atau harga yang menjadi patokan CPO di Indonesia. Pasalnya, selama ini harga acuan CPO Indonesia berpatokan pada bursa CPO Malaysia dan Rotterdam.
"Pada Senin, 23 Oktober nanti kita sudah mulai membentuk price discovery. Kami berharap pada triwulan pertama di 2024 sudah mampu mewujudkan preference price," imbuh Didid.
Kepala Bappebti menjelaskan perdagangan CPO melalui bursa berjangka bersifat voluntary alias sukarela. Kendati demikian, ia berharap banyak pelaku usaha minyak kelapa sawit, baik itu skala kecil hingga besar terlibat dalam bursa CPO.
"Sifatnya memang tidak ada paksaan, namun kami yakin seluruh pelaku usaha bersedia berpartisipasi dalam upaya menegakkan maruah CPO di bumi nusantara ini," ucapnya.
Untuk mengoptimalkan perdagangan CPO di bursa berjangka ICDX, Bappebti bersama pihak terkait akan melakukan berbagai sosialisasi dan pelatihan terkait mekanisme perdagangan di bursa. Didid menegaskan kegiatan tersebut ditujukan bukan hanya pemain besar, tetapi untuk pelaku usaha minyak kelapa sawit skala kecil dan sedang.
"Kami juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk ikut serta bursa CPO Indonesia karena perdagangan di bursa akan menempatkan penjual dan pembeli pada same level playing field atau memiliki kekuatan tawar yang sama," sebutnya.
Barometer
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menerangkan dengan adanya bursa CPO, maka Indonesia bisa menetapkan harga acuan CPO secara mandiri dengan tidak bergantung pada negara lain.
Ia menyebut Indonesia yang merupakan negara dengan produksi minyak sawit terbesar di dunia dengan menghasilkan 45,5 juta metrik ton per tahun atau memproduksi 59% dari total produksi minyak sawit dunia, seharusnya sudah sejak lama menentukan harga acuan CPO sendiri.
"Kami berharap dengan bursa CPO ini, barometer harga CPO ada di kita. Wong kita nomor satu (produsen CPO), tapi ikut orang. Masa kita tidak tersinggung, masa kita enggak malu, cuma diam saja. Karenanya ini yang mesti kita selesaikan bersama," tuturnya.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut dengan dilakukannya perbaikan perdagangan melalui bursa berjangka, pembentukan harga CPO yang transparan, adil dan real time dapat terwujud. Mendag mengharapkan adanya kolaborasi yang baik untuk menyukseskan bursa CPO ke depannya.
"Kalau kita ingin jadi negara maju harus mau kolaborasi dan kerja sama baik. Perusahaan CPO harus mampu melayani dengan baik, sehingga bursa menjadi terpecaya, kredibel dan independen. Bursa ini diharapkan mendorong perdagangan CPO Indonesia agar menjadi market influencer di pasar global," pungkasnya. (E-1)
Normansyah menegaskan BPDP berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan tersebut.
Di tengah harga energi global yang masih bergejolak dan tekanan impor bahan bakar minyak yang terus membayangi anggaran negara, kebijakan energi kini tak lagi sekadar urusan teknis.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved