Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Asia Development Bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 akan stagnan. Dalam Asian Development Outlook yang terbit pekan lalu, lembaga tersebut memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan berada di kisaran 5,0% (yoy), sama dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 yang juga sebesar 5,0% (yoy).
"Proyeksi tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai indikator atau variabel yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Kamis (5/10).
Bank Dunia mengungkapkan melambatnya ekonomi Tiongkok akan berimbas pada hubungan perdagangan Indonesia dan negara tersebut. Sebagaimana diketahui, Negeri Tirai Bambu adalah salah stu sebagai salah satu mitra dagang utama bagi Indonesia.
Baca juga: Plus Minus Penyelenggaraan Pemilu pada Ekonomi
Selain itum menurut ADB, 2024 juga merupakan tahun politik yang bisa memberikan dampak pada aktivitas investasi. Pesta demokrasi dipercaya akan membuat investasi bergerak lambat imbas dari belum adanya kepastian politik. Pelaku usaha cenderung untuk menahan ekspansi bisnis mereka.
"Namun, hal ini tidak akan berlangsung lama sejauh kepastian politik segera diberikan," kata Nico. (Z-11)
Baca juga: BI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3%
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menargetkan pertumbuhan PDB industri pengolahan non migas (IPNM) 2026 di angka 5,51%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB kuartal III 2025 adalah konsumsi rumah tangga sebesar 53,14%.
Perlambatan ini mencerminkan normalisasi musiman setelah periode hari raya keagamaan pada kuartal sebelumnya, yang biasanya mendorong konsumsi rumah tangga lebih tinggi.
OJK menyebut berdasarkan dari International Data Center Authority (IDCA) ekonomi digital telah berkontribusi lebih dari 15% terhadap PDB global di 2024.
BERDASARKAN proyeksi Asian Development Bank (ADB), pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan melambat hingga tahun depan.
Bayi yang mengalami anemia akan mengalami gejala klinis berupa iritabel atau merengek, lesu, dada berdebar-debar, sakit kepala sampai dengan tidak lincah saat berlari.
ADB pada anak terjadi bila anak tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup melalui makanan.
Ekonomi negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik diproyeksikan tumbuh 4,9 persen pada 2024, sedikit di bawah perkiraan ADB pada September 2024 sebesar 5 persen.
Asian Development Bank (ADB) meningkatkan prakiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini untuk kawasan Asia Pasifik yang sedang berkembang.
Upaya Alba Tridi mendukung proses daur ulang dan pengelolaan sampah disebut sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved