Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) baru saja atau tepatnya pada Senin (2/10) menggelar acara pelatikan pengurus baru Perbarindo Komisariat Ciledug di Hotel Arosa, Ciledug, Kota Tangerang.
Para pengurus Perbarindo Komisariat Ciledug ini merupakan para direksi yang menjabat aktif di BPR sekitar wilayah Ciledug. Masa jabatan yang akan diemban oleh para pengurus ini terhitung dari tahun 2023 hingga 2027.
Dalam sambutannya, Ketua DPK Perbarindo Komisariat Ciledug Agung Riyanto meminta para pengurus baru ini dapat memajukan dan membangun Perbarindo Komisariat Ciledug yang baik dan berkualitas.
Baca juga: BRI Insurance Medan Jalin Kerja Sama Dengan BPR NBP 18 Perbaungan
"Para pengurus baru diharap dapat melaksanakan visi misi yang ada agar bermanfaat bagi anggota dan masyarakat," kata Agung dalam keterangan pers, Rabu (4/10).
Pelantikan pengurus baru Perbarindo Komisariat Ciledug juga dihadiri Hendry Palty selaku Ketua DPD Perbarindo DKI Jaya dan sekitarnya dan Gatot Mahmuri selaku Sekjen DPD Perbarindo DKI Jaya dan sekitarnya.
Dalam pernyataannya, Hendry Palty menyampaikan beberapa agenda kerja atau program yang telah dilaksanakan dan siap dilaksanakan dalam waktu dekat ini oleh Pengurus DPD Perbarindo DKI Jaya dan sekitarnya.
Baca juga: LPS Mulai Cairkan Tahap I Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah BPR Karya Remaja Indramayu
Hendry menjelaskan program kerja yang telah dilaksanakan memberikan jasa konsultasi hukum dan perbankan secara gratis di Rumah DPD Perbarindo DKI Jaya, dan memberikan pendidikan serta pelatihan gratis untuk seluruh anggota Komisariat minimal 6 bulan sekali diantaranya sosialisasi pajak
Kerja Sama dengan Lembaga Pendidikan
Program lain yang telah dilaksanakan adalah kerja sama dengan lembaga pendidikan UKI dan LPPI, melakukan MoU antara Perbarindo DPD DKI Jaya dan OpenBank Plus, serta menggelar pendidikan sertifikasi SDM BPR Level 6 kualifikasi direktur dan komisaris BPR.
Baca juga: Bank Lestari Jakarta Salurkan Kredit kepada BPR Koperindo Jaya
Sementara itu, program kerja yang akan dilaksanakan oleh DPD Perbarindo DKI Jaya dan sekitarnya di antaranya podcast untuk BPR yang baru pertama kali mendapat penghargaan BPR Award, Golden Award dan Platinum Award, beasiswa kepada anak pegawai bagian umum (security, OB), dan kegiatan sosial, seminar dan santunan anak yatim (RO/S-4)
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Bank Perekonomian Rakyat, yang disebut BPR, adalah produk perbankan dalam negeri yang secara khusus ditujukan untuk melayani segmen UMKM dan masyarakat wilayah lokal
Risiko Kredit (NPL nett) mencapai rasio tertinggi selama 5 tahun terakhir sebesar 6.51% mengalami kenaikan sebesar 1.28% dibandingkan tahun 2022 (yoy).
OJK mencabut izin 15 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) selama tahun 2024. Tujuannya guna memperkuat industri perbankan nasional dan melindungi konsumen.
Banyak Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang jatuh bangkrut karena kalah saing dengan bank komersial dalam menyalurkan kredit mikro.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan dan Anggota Dewan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan hingga akhir tahun ini sebanyak 20 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terancam tutup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved