Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNCULNYA berbagai brand skincare serta klinik perawatan tubuh terus menjadi salah satu kebangkitan ekonomi pascapandemi. Peluang inilah yang ditangkap oleh PT Ghanisa Ridho Indonesia Sinergy sebagai jaringan industri kosmetik untuk berkontribusi positif pada ekonomi kreatif di Tanah Air dengan mengajak kolaborasi di berbagai lini bisnis untuk melahirkan beautypreneur handal.
"Kami optimistis peluang industri kecantikan dan perawatan kulit di Indonesia masih bertumbuh positif. Peluang ini yang harus dimaksimalkan oleh anak negeri agar produk lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri," papar Deddy Purnomo, Founder dan CEO PT Ghanisa Ridho Indonesia Sinergy.
Di dunia skincare, Ghanisa hadir sejak 2014 dengan membuka klinik kecil di Pelaihari, Kalimantan Selatan. Itu pun kadang dengan pelayanan berkonsep door to door. Setelah hampir 10 tahun itulah, Deddy yang berbisnis bersama sang istri Hj Rifatul Minnah Spd, Dipl Cidesco, Dipl Cibtac yakin bahwa bisnis perawatan kecantikan menjadi peluang yang tidak pernah habis.
Baca juga: Dari Hobi dan Passion, Nicholas Renaldi Sukses Wujudkan Jadi Pengusaha
Deddy menyebut Indonesia sejatinya memiliki peluang menjadi salah satu penguasa skincare di dunia dan bukan jadi sasaran produk impor. Dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa menjadikan Indonesia memiliki pangsa pasar strategis untuk bisnis produk kosmetik dan klinik perawatan kulit. Untuk itu jajaran manajemennya terus melakukan upaya rebranding agar merek Ghanisa ikut berkontribusi pada perkembangan dunia skincare dan klinik melalui inovasi dan kolaborasi.
Untuk itu, sejak beberapa waktu perusahaan fokus mengembangkan klinik dan produknya di beberapa kota besar di Pulau Jawa. "Dalam semester kedua hingga akhir 2023 atau awal 2024 Ghanisa akan membuka tiga gerai sekaligus dalam beberapa kota di Jawa. Ini komitmen kami bahwa Ghanisa terus ada untuk memberikan karya dan inovasi," papar Deddy yang tentang ekspansi bisnisnya.
Baca juga: Bank Sentral Jepang Tetap pada Kebijakan Moneter sangat Longgar
Memindahkan kantor pusat Ghanisa Clinic & Skincare ke Malang menjadi bukti komitmen bahwa pihaknya tidak gentar meski beberapa pebisnis skincare telah menggurita di daerah ini. "Sebagai pebisnis terus ikhtiar dengan doa, yakin membaca peluang serta menjalin kolaborasi sebanyak mungkin. Karena dalam berbisnis bukan hanya untuk kami, tetapi bagaimana umat bertumbuh lebih baik dan bisa bermanfaat untuk lebih banyak," ujar Deddy tentang salah satu kiat bisnisnya.
Semangat berbagi untuk pemberdayaan telah mendasari Deddy agar bisnis tidak semata mencari keuntungan. Di Kalimantan sosok Deddy sempat mencuri perhatian ketika memberikan layanan penghapusan tato secara gratis dan diikuti kegiatan amal lain. Tumbuh kembang bersama mitra yang memiliki passion yang sama untuk memajukan dunia kecantikan menjadi hal yang mutlak bagi Ghanisa. "Berbisnis kemitraan membutuhkan keuletan dan semangat untuk maju bersama. Kalau sekadar investasi tentu bisnis ini akan berjalan timpang," imbuhnya serius.
Deddy yang juga mantan abdi negara paham betul tanpa keuletan dan kreativitas, bisnis kecantikan meskipun berkonsep kemitraan menjadi hal yang mustahail. Pasalnya dia mengaku pernah ditipu oleh mitra, hingga paham betul merasakan jatuh bangunnya dunia bisnis. Untuk itu, dia berkomitmen selain menjalankan bisnis berkonsep kemitraan, Ghanisa juga membuka kesempatan untuk tumbuh bersama. Ini bisa dengan akuisisi saham PT Ghanisa Ridho Indonesia Sinergy atau mendirikan perusahaan baru bersama Ghanisa clinic & Skincare.
Deddy dan jajaran manajemen PT Ghanisa Ridho Indonesia Sinergy berkomitmen bahwa jalan sukses sebagai mitra tidak sekadar modal. Namun pengetahuan proses bisnis serta chemistry juga menjadi faktor penting. Apalgi pihaknya juga menjajaki peluang ekspor ke mancanegara. Malaysia dan Thailand menjadi salah satu target ekspornya di 2024. (RO/Z-2)
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
DIKENAL sebagai pribadi yang praktis dalam tiap aspek kehidupan, Grace Tahir selalu mengutamakan efisiensi, termasuk dalam urusan perawatan kulit.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
K Beauty Camp tidak hanya membawakan produk-produk saja yang dapat pengunjung coba di tempat, namun seluruh pengunjung juga berkesempatan mencoba berbagai experience zone.
Cosmobeaute 2025 diprediksi menjadi ajang berkumpulnya 17.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor, dengan partisipasi 450 perusahaan peserta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved