Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengapresiasi keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan di angka 5,75%. Kebijakan itu dinilai sejalan dengan perkembangan perekonomian nasional saat ini.
"Kita lihat juga masih bisa menjaga inflasi di angka 3,3%," ujarnya saat dihubungi, Jumat (25/8).
Shinta mengatakan, dunia usaha mengharapkan bank sentral dapat terus mengontrol suku bunga acuan. Hal itu dimaksudkan agar kebijakan otoritas moneter dapat tetap mengiri momentum pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : BI Rate Kembali Ditahan
Konsistensi BI menjaga tingkat suku bunga juga menurutnya patut diapresiasi di tengah masih tingginya suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed). Bahkan, bank sentral Amerika Serikat itu telah menyatakan akan kembali menaikan suku bunga acuannya hingga 50 basis poin.
"The FED masih akan menaikan 25-50 basis point. Kemungkinan sampai akhir tahun 2023 dan di tahun 2024 baru akan turun secara bertahap. Sedangkan BI sendiri kecil sepertinya kemungkinannya untuk menurunkan suku bunga," pungkas Shinta.
Baca juga : Bank Indonesia akan Intervensi Valas
Diketahui sebelumnya, Bank Indonesia kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan di angka 5,75% berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Kamis (24/8).
Keputusan mempertahankan bunga acuan tersebut konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3,0% plus minus 1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5% plus minus 1% pada 2024. (Z-4)
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
BI memutuskan menahan BI Rate di level 4,75% dalam RDG Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
IHSG ditutup menguat ke posisi 9.134,70 pada Selasa (20/1). Simak analisis dampak ketegangan dagang AS-Eropa dan keputusan BI Rate
Sikap menahan suku bunga acuan (BI Rate) dinilai paling rasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved