Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2023 diprediksi berada di angka 5,1% (year on year/yoy). Pertumbuhan itu didorong oleh mobilitas yang meningkat setelah pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk triwulan kedua 2023 berkisar 5,1%. Game changer yang mendorong pertumbuhan itu adalah pencabutan PPKM yang mendorong lonjakan mobilitas orang, barang dan jasa," ujar ekonom senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto melalui keterangannya, Senin (7/8).
Dia menambahkan, pada triwulan II 2023, pengeluaran konsumsi rumah tangga diperkirakan akan tumbuh 4,9% (yoy). Pertumbuhan itu mendongkrak kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 53%.
Baca juga: Ekonomi Eropa Tumbuh, Inflasi Turun
Sedangkan, Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga dinilai akan tumbuh positif. Itu terlihat dari capaian nilai investasi di triwulan II yang tetap konsisten secara proporsional. Selain itu, kata Ryan, surplus neraca dagang dalam 30 bulan berturut-turut juga menopang pertumbuhan ekonomi dari aktivitas ekspor dan impor.
"Hal tersebut tercermin dari capaian Purchasing Manager's Index (PMI) yang di zona ekspansi, di atas level 50, tepatnya berkisar 52," terangnya.
Baca juga: Transportasi dan Pendidikan jadi Pemicu Kenaikan Inflasi Juli 2023
Lebih lanjut, cadangan devisa juga tercatat tinggi, di kisaran US$139 miliar. Angka itu sudah memenuhi kewajiban internasional lebih dari 6 bulan, dan jauh di atas threshold yang ditentukan yakni 3 bulan. (Z-11)
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan dampak stimulus yang digelontorkan pemerintah akan terlihat pada triwulan IV 2025.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyampaikan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun 2025 menjadi sebuah paradoks dari daya beli yang sedang menurun.
"Harapan satu-satunya adalah memberikan booster terhadap daya beli melalui kebijakan yang pro kepada daya beli,”
PEMERINTAH menargetkan mampu melakukan belanja di Desember 2024 sebesar Rp517,85 triliun agar alokasi belanja negara dalam APBN terpenuhi. Itu merupakan selisih realisasi belanja negara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved