Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM PayPal Holdings turun tujuh persen karena investor kecewa dengan margin operasi kuartalan perusahaan pembayaran itu. Para eksekutif mengatakan mereka mengharapkan peningkatan menjelang akhir tahun.
Margin yang mengecewakan di PayPal telah mengkhawatirkan para analis dalam beberapa kuartal terakhir. Produk bisnis perusahaan dengan margin rendah tumbuh dengan kuat, sementara pertumbuhan produk bermereknya melambat karena meningkatnya tekanan dari pesaing seperti Apple.
"Ketika kami memikirkan bagian belakang, di kuartal III-2023, kami masih akan melihat beberapa tekanan pada kinerja margin transaksi. Di kuartal IV, kami memperkirakan akan melihat peningkatan," kata Penjabat CFO Paypal Gabrielle Rabinovitch.
Baca juga: Tiga Cara Kirim Uang ke Luar Negeri Selain dengan PayPal
Margin operasi PayPal yang disesuaikan untuk kuartal tersebut mencapai 21,4 persen, meleset dari perkiraan sebelumnya sebesar 22 persen. CEO PayPal Dan Schulman mengatakan ketika inflasi mereda, perusahaan mengharapkan pengeluaran untuk pulih dan mendorong pertumbuhan transaksi e-commerce.
"Jadi salah satu kendala yang kami hadapi adalah pertumbuhan e-commerce yang melambat. Sekarang akselerasi lagi," tambahnya.
Total volume pembayaran PayPal melonjak 11 persen pada kuartal kedua menjadi USD376,5 miliar, diuntungkan dari tren belanja konsumen yang kuat.
Baca juga: PayPal Telah Mendaftar Sebagai PSE di Indonesia
"Pertumbuhan TPV di atas konsensus menegaskan tema pembelanjaan konsumen yang tangguh dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi makro yang lebih luas," kata Analis di Firma Riset Third Bridge Kevin Kennedy.
PayPal mengharapkan pendapatan kuartal ketiga sekitar USD7,4 miliar, di atas perkiraan analis sebesar USD7,32 miliar, menurut data Refinitiv. PayPal memperkirakan laba per saham yang disesuaikan untuk kuartal saat ini berada di kisaran USD1,22 dan USD1,24, di atas perkiraan analis USD1,22.
PayPal membukukan pendapatan sebesar USD7,3 miliar pada kuartal kedua, dibandingkan dengan USD6,8 miliar tahun lalu. Itu menghasilkan USD1,16 per saham berdasarkan penyesuaian, sejalan dengan ekspektasi Wall Street. (Z-6)
Momentum ini menjadi titik awal pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur dan akuntabel.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat kinerja keuangan yang solid di sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan kredit mencapai 15,9% secara tahunan.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved