Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN ekonomi di Zona Euro pulih pada kuartal kedua. Meskipun demikian, ada kekhawatiran atas inflasi yang melambat tetapi masih tinggi dan stagnasi ekonomi Jerman.
Badan data Eurostat Uni Eropa, Senin (31/7/2023), mengatakan pertumbuhan di zona mata uang tunggal 20 negara itu mencapai 0,3% selama periode April-Juni. Sebelumnya, zona tersebut mencatat pertumbuhan nol dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Angka kuartal pertama itu direvisi dari penurunan 0,1% yang menandakan resesi teknis. Angka tersebut muncul setelah data pekan lalu menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) Jerman mengalami stagnasi antara April dan Juni, meskipun ekonomi Prancis dan Spanyol tumbuh lebih dari yang diharapkan.
Baca juga: Iran Tuntut Hak Ladang Gas Sengketa dengan Kuwait dan Saudi
Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga ke level tertinggi sejak Mei 2001 untuk menjinakkan inflasi yang memanas. Presiden ECB Christine Lagarde minggu lalu mengindikasikan bahwa kebijakan penaikan suku bunga yang agresif dapat dihentikan.
Analis berpendapat bahwa penaikan lain dari suku bunga acuan masih mungkin terjadi. Penaikan selanjutnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Inflasi Zona Euro Turun ke 5,5% pada Juni
"Pengetatan moneter memiliki efek paling meredam pertumbuhan nanti. Berlanjutnya stagnasi luas kegiatan ekonomi tetap menjadi hasil yang paling mungkin untuk kuartal mendatang," kata Bert Colijn, ekonom senior zona euro di ING. Colijn mengatakan pembacaan PDB zona euro tidak akan menjadi argumen pada pertemuan penetapan suku bunga ECB berikutnya pada September.
Zona euro mencatat sedikit penurunan inflasi keseluruhan bulan ini, menjadi 5,3% dari 5,5% pada Juni. Ini sejalan dengan ekspektasi analis. Namun, inflasi inti--yang menghapus elemen yang lebih fluktuatif--tidak berubah pada 5,5%.
Kedua angka tersebut tetap jauh lebih tinggi dari target dua persen ECB. Padahal Lagarde mengatakan sebelum rilis data bahwa, "Kami mencapai tujuan kami."
"Dengan segala pertimbangan, kebijakan moneter mulai berdampak pada penurunan inflasi," katanya kepada harian Prancis Le Figaro dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Minggu malam.
Selain itu, biaya makanan dan minuman masih meningkat tajam, sebesar 10,8% dibandingkan dengan 11,6%, di Juni. Ini masih menguras dompet konsumen Eropa.
Akan tetapi, harga energi turun lebih jauh, sebesar 6,1% di bulan Juli. Ini didukung penurunan sebesar 5,6% di Juni.
Tingkat inflasi inti, yang tidak termasuk harga energi, makanan, alkohol, dan tembakau yang cepat berubah, merupakan indikator utama untuk ECB yang berbasis di Frankfurt. Di antara 20 negara yang menggunakan euro, Belgia memiliki tingkat inflasi terendah sebesar 1,6% pada Juli.
Akan ada kekhawatiran lebih lanjut atas kesehatan ekonomi Jerman karena inflasi tetap tinggi mencapai 6,5% pada Juli. Ini turun sedikit dari 6,8% pada Juni. (AFP/Z-2)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Inflasi NTT tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,39 persen (yoy) mencerminkan stabilitas harga yang terjaga.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved