Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengatakan angka inflasi nasional menurun. Ia menyebut dari angka 4% ke angka 3,5%.
“Kita harapkan nanti bulan September, Oktober sudah di bawah 3 (persen), kita harapkan,” ujar presiden saat meninjau langsung harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (11/7).
Berdasarkan peninjauannya, harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Tanjungsari berada dalam posisi yang stabil.
Baca juga : SAL APBN 2022 Rp478 Triliun, Jadi Bantalan Hadapi Pelemahan Ekonomi Global
“Semua kita cek, yang saya senang utamanya daging sudah di angka Rp38 ribu—daging ayam, bawang merah, cabai, semuanya dalam posisi stabil lah,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan.
Tidak hanya harga, Presiden juga menyebut pasokan sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Sumedang, sudah mencukupi. Hal tersebut dilihat dari harga yang cukup stabil.
Baca juga : Ancaman Produk Impor terhadap Sektor UMKM Harus Segera Diantisipasi
“Ya kalau harganya turun stabil artinya pasokan suplai mencukupi, dan saya lihat di Kabupaten Sumedang tidak masalah,” tutur Presiden. (Z-5)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Azis Subekti memperingatkan pemerintah akan adanya risiko sistemik terhadap ekonomi Indonesia akibat memanasnya konflik Timur Tengah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
PROVINSI DKI Jakarta mencatat inflasi sebesar 0,63% (month to month/mtm) pada Februari 2026, berbalik dari kondisi deflasi 0,23% (mtm) pada Januari 2026.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, berpotensi memicu dampak ekonomi global.
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
MENJELANG perayaan Imlek 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Pemerintah melalui Bapanas membangun kios pangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya sinergis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Harga pangan yang relatif stabil di level tinggi telah mengikis daya beli masyarakat. Kondisi itu akan semakin buruk jika ke depan ada kenaikan biaya lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved