Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN produk impor terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional harus segera diantisipasi demi perkembangan sektor usaha berkelanjutan yang banyak menyerap tenaga kerja itu.
"Para pemangku kebijakan harus segera mengantisipasi ancaman produk impor melalui media sosial yang di dalamnya ada fitur penjualan sejumlah produk," ujar Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/7). Saat ini sejumlah media sosial memiliki fungsi sebagai socio-commerce karena memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk menjual produk atau jasa hingga transaksi. Melalui mekanisme serupa, produk-produk impor kerap membanjiri pasar e-commerce di Indonesia.
Salah satu catatan dari studi World Economic Forum pada 2021, produk hijab di Indonesia hanya sekitar 25% diproduksi industri lokal. Sementara 75% lainnya dikuasai produk impor. Padahal masyarakat Indonesia menghabiskan US$6,9 miliar untuk membeli hijab setiap tahun.
Baca juga: Mendag Luncurkan Pameran TEI 2023, Bidik Transaksi Lebih dari US$15,8 Miliar
Potensi serbuan produk-produk impor yang mengancam eksistensi produk UMKM lokal, menurut Lestari, harus segera disikapi dengan sejumlah kebijakan yang membuat persaingan antara produk impor dan lokal menjadi lebih seimbang. Di sisi lain, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, upaya untuk meningkatkan kualitas produk-produk UMKM harus konsisten dilakukan, sehingga memiliki daya saing yang tinggi.
Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah mendorong semua pihak terkait untuk terlibat dalam peningkatan kualitas produk dan keterampilan para pelaku UMKM di Tanah Air. Menurut Rerie, upaya untuk meningkatkan daya saing produk-produk UMKM nasional sangat penting.
Baca juga: Nilai-Nilai Perjuangan Ratu Kalinyamat Relevan untuk Menjawab Tantangan Bangsa
Bila produk memiliki kualitas yang baik dan daya saing tinggi, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, potensi untuk mendorong agar skala usahanya bisa lebih luas lagi akan sangat terbuka. Bila skala usahanya lebih luas, tegas Rerie, tentu saja diharapkan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak dan memberi kesejahteraan kepada masyarakat luas.
Selain itu, tambah Rerie, dengan produk UMKM yang berkualitas diharapkan minat masyarakat untuk mencintai produk-produk lokal juga tinggi. Menurut Rerie, ekosistem pengembangan produk-produk berkualitas harus diwujudkan dalam upaya meningkatkan daya saing produk-produk UMKM lokal terhadap sejumlah produk impor yang membanjiri pasar e-commerce saat ini. (Z-2)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved