Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Amerika Serikat (AS) terbukti lebih tangguh daripada yang diantisipasi meskipun ada perkiraan resesi. Menteri Keuangan Janet Yellen mengungkapkan itu karena ada harapan negara menurunkan inflasi sambil mempertahankan kekuatan pasar tenaga kerja, Jumat (30/6).
Komentarnya muncul tak lama setelah data ekonomi yang direvisi menunjukkan ekonomi terbesar dunia itu berkembang secara signifikan lebih dari yang diperkirakan pada kuartal pertama. Ini didukung oleh belanja konsumen. Sementara itu, inflasi telah mendingin.
Baca juga: Ukuran Inflasi yang Disukai The Fed Turun Tajam
"Saya terus percaya bahwa ada jalan untuk mengurangi inflasi sambil mempertahankan pasar tenaga kerja yang sehat," kata Yellen dalam sambutan yang disiapkan untuk disampaikan pada acara di New Orleans. "Tanpa mengecilkan risiko signifikan di depan, bukti yang kami lihat sejauh ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur itu," tambahnya.
Para pemimpin bisnis juga semakin menyuarakan kepercayaan pada ekonomi AS. Kekuatan pasar tenaga kerja dan neraca rumah tangga dan bisnis yang kuat, tambahnya, akan membantu mendukung ekonomi ke depan bahkan jika aktivitas mereda karena inflasi turun. "Sementara ada bagian dari ekonomi kita yang melambat, belanja rumah tangga berada dengan kecepatan tinggi dan bisnis terus berinvestasi," kata Yellen.
Baca juga: AS kembali Gabung UNESCO setelah Hengkang di Era Trump
Dengan data yang menandakan ekonomi AS telah lebih kuat dari yang diharapkan, analis mempertanyakan tentang resesi tidak dapat dihindari negara itu atau soft landing merupakan kemungkinan. Ini mengacu pada skenario saat inflasi turun kembali ke target pembuat kebijakan sebesar dua persen tanpa penurunan besar.
Dalam pidato persiapannya, Yellen juga memuji pencapaian pemerintahan Presiden Joe Biden, termasuk upaya menggenjot investasi infrastruktur dan sektor semikonduktor negara. Agenda presiden, yang dijuluki Bidenomics, muncul saat dia mencalonkan diri kembali pada 2024. (AFP/Z-2)
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved