Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan teknologi, Apple, dikabarkan tengah membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi pengembangan produk-produk berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dilaporkan, Apple membuka hingga 176 posisi baru untuk keperluan tersebut. Langkah itu nampaknya diambil guna mengikuti jejak perusahaan-perusahaan teknologi lainnya yang kini memang berfokus pada pengembangan produk AI.
Secara lebih rinci, dari 176 posisi yang ditawarkan, nantinya para karyawan yang diterima akan disebar ke tiga divisi yaitu Siri, iOS, serta macOS.
Baca juga: Inovatif, Rumah Budidaya Walet Ini Gunakan Teknologi Kecerdasan Buatan
Sebanyak 68 dari posisi tersebut berada dalam departemen Siri, 52 akan bekerja dengan iOS, dan 46 terkait dengan macOS.
Fakta bahwa Apple berfokus pada pengembangan AI, bukanlah rahasia lagi. Dalam pernyataan terbaru, Juru Bicara Apple mengatakan bahwa perusahaannya memang saat ini memakai pendekatan AI dengan cara yang disesuaikan dan bijaksana.
Baca juga: ChatGPT Tetap Dilirik, Meski Google Bard Lebih Unggul
Dalam agenda terbaru Apple yaitu WWDC 2023, produk yang dinantikan ialah kemungkinan besar adalah AR dan VR namun tidak menutup kemungkinan Apple akan mengumumkan hal menarik tentang produk AI lainnya. (Ant/Z-11)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved