Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkapkan, pada Ramadan tahun ini, ada penurunan daya beli masyarakat hingga 21% dibandingkan periode di tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut tidak terlepas dari naiknya sejumlah harga komoditas pokok terutama pangan.
“Hal ini seperti yang sebelumnya diprediksi oleh Ikappi. Fase demi fase fluktiasi harga pangan selama Ramadan ini terjadi dan sesuai dengan tahapannya,” ujar Sekretaris Jenderal DPP Ikappi Reynaldi Sarijowan melalui keterangan resmi, Kamis (6/4).
Baca juga: Jokowi Tepati Janji Ajak Zuklifli Hasan Tinjau Pasar
Oleh karena itu, ia berharap, demi mendorngkrak daya beli, pemerintah dan pelaku usaha bisa segera memberikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 kepada para pegawai.
“Kami berharap dengan upaya pemberian THR dan gaji ke-13 dapat meningkatkan daya beli masyarakat di fase kedua ramadan," ucapnya.
Baca juga: Pedagang Benarkan Klaim Presiden Soal Harga Telur Turun
Fase kedua, lanjutnya, biasa terjadi pada H-7 sampai H-3 lebaran.
"Kami berharap agar pemerintah lebih fokus menyelesaikan persoalan-persoalan harga pangan di saat fase ini dan juga pada saat lebaran," tuturnya.
Tidak lupa juga Ikappi mengingatkan kepada emerintah untuk menerapkan kebijakan yang lebih maksimal pada fase pascalebaran sehingga kenaikan harga pangan dapat terselesaikan dengan baik. (Z-11)
Para pedagang berharap cairnya gaji ke-13 bagi ASN, TNI dan Polri dapat mendongkrak penjualan hewan kurban.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menyatakan bahwa gaji ke-13 bagi ASN bisa mendorong konsumsi rumah tangga meskipun terbatas.
Tingkat penyimpangan yang dilakukan ASN memang cukup masif. Menurutnya, pemberian gaji ke-13 dari negara merupakan upaya menghadirkan kesejahteraan yang cukup bagi ASN.
PENGAMAT kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Hardiansyah mengatakan, pemberian gaji ke-13 bagi ASN harus dievaluasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Gaji ke-13 ASN dan pensiunan cair hari ini berikut besarannya
Pemerintah mulai mencairkan gaji ke-13 kepada para aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada awal Juni 2025. Kebijakan ini dinantikan banyak ASN sebagai tambahan penghasilan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pangan sepanjang 2025 mencapai 4,58%, tertinggi di antara kelompok pengeluaran lain. Pemerintah waspadai gerusan daya beli di kuartal I-2026.
Komisi XI berada pada posisi strategis untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah tekanan musiman.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa hingga kini pemerintah belum mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada 2026.
CHIEF Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai risiko Indonesia mengalami resesi dalam waktu dekat amat kecil karena ditopang oleh kekuatan domestik.
Stimulus fiskal seperti PPN DTP dan potongan BPHTB dinilai belum mampu dorong penjualan rumah, karena biaya mobilitas dan akses transportasi jadi faktor utama
BANK Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 7,7 persen secara tahunan (yoy) pada Oktober 2025 hingga mencapai Rp9.783,1 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved