Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (30/3) terpantau merekah sejalan dengan pergerakan bursa saham global. Meski mampu menguat, namun kewaspadaan harus tetap dikedepankan lantaran indeks acuan saham sudah menguat beberapa hari belakangan dan ada potensi pembalikan arah akibat aksi ambil untung.
Terpantau perdagangan pagi ini dibuka di posisi 6.839, menguat 16,01 poin atau 0,23% dan tak berapa lama menguat ke 6.860. Level tertinggi pagi ini di 6.864 dan terendah di 6.843. Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 1,02 miliar lembar saham senilai Rp526 miliar. Sebanyak 224 saham menguat, sebanyak 111 saham melemah, dan sebanyak 202 stagnan.
Baca juga: IHSG Lanjutkan Tren Positif Pagi Ini
Sementara itu, indeks rata-rata utama Wall Street bergerak naik pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB), didorong oleh kenaikan kuat saham-saham teknologi. Meski demikian, para investor masih melihat perkembangan krisis perbankan yang sedang terjadi dan pergerakan inflasi.
Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Hijau
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 323,35 poin atau 1% menjadi 32.717,6. Sedangkan indeks S&P 500 menguat 56,54 poin atau 1,42% menjadi 4.027,81. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 210,16 poin atau 1,79% menjadi 11.926,24. (Ant/Z-6)
Technical Analyst RHB Sekuritas Indonesia Ilham Fitriadi Budiarto mempekirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi kembali di pekan depan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, dibuka menguat 16,61 poin atau 0,21% ke posisi 7.952,79.
Selama 11 tahun menekuni pasar modal, prinsip tersebut menjadi fondasi strateginya: memilih perusahaan dengan fundamental kuat, kemudian berinvestasi dalam jangka panjang.
Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi, aliran modal asing justru cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2925, dibuka menguat 14,01 poin atau 0,18% ke posisi 7.940,92.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 8.000 dalam sepekan mendatang.
CHEK juga membukukan laba bersih Rp5,26 miliar dalam periode yang sama
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif pada perdagangan saham selama sepekan pada periode 14–18 Juli 2025.
MENTERI Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meluncurkan Program RISE To IPO sebagai solusi pembiayaan alternatif bagi usaha menengah.
Merujuk data Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SMIL pada Mei, investor pemegang saham SMIL naik hingga 3.217 menjadi 9.027 investor dari bulan sebelumnya hanya 5.810 investor.
KINERJA pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan perdagangan atau pada Senin-Jumat, 16–20 Juni 2025 menunjukkan tren pelemahan.
Hingga 28 Mei 2025, total nilai transaksi Repo di SPPA mencapai Rp100,85 triliun, dengan rata-rata transaksi harian mencapai Rp2,86 triliun.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved