Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA uang dolar Amerika Serikat (AS) mencapai level tertinggi tiga bulan ini terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan, Selasa (Rabu pagi WIB), setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunga lebih besar dari perkiraan sebelumnya untuk membawa inflasi ke target 2,0%.
"The Fed juga bersiap melakukan langkah yang lebih besar jika totalitas informasi yang masuk menunjukkan tindakan yang lebih
keras diperlukan untuk mengendalikan kenaikan harga," kata Powell kepada
anggota parlemen AS pada Selasa (7/3).
The Fed telah memperlambat laju pengetatannya menjadi 25 basis poin pada dua pertemuan terakhirnya, menyusul kenaikan yang lebih besar tahun lalu.
Baca juga: Wall Street Anjlok Imbas Powell Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga
"Powell secara eksplisit berbicara tentang target suku bunga yang lebih tinggi. Ini adalah sesuatu yang dibicarakan pasar tetapi jelas belum sepenuhnya diperkirakan," kata Chris Zaccarelli, kepala investasi di Independent Advisor Alliance di Charlotte, North Carolina.
Pedagang berjangka dana Fed sekarang memperkirakan probabilitas sekitar 60% bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan 21-22 Maret. Probabilitas telah terlihat sekitar 22% sebelumnya pada Selasa (7/3).
Baca juga: IHSG Ditutup Melemah saat Cadangan Devisa Bertambah
Investor akan mengamati dengan cermat dot plot Fed yang diperbarui dari ekspektasi suku bunga pada pertemuan Maret guna indikasi lebih lanjut, tentang seberapa tinggi harapan pejabat Fed menaikkan suku bunga. "Pasar memusatkan perhatian pada dot plot 22 Maret untuk sinyal yang jelas tentang kemungkinan suku bunga terminal," kata Adam Button, kepala analis mata uang di ForexLive di Toronto.
Pejabat Fed pada Desember memperkirakan suku bunga akan meningkat ke antara 5,00% dan 5,25% tahun ini. Pedagang sekarang memperkirakan suku bunga mencapai puncaknya di 5,64% pada September.
Laporan ketenagakerjaan Jumat (10/3) untuk Februari akan memberikan petunjuk apakah laporan blockbuster Januari, yang menunjukkan pemberi kerja menambahkan 517.000 pekerjaan lebih besar dari perkiraan, merupakan lonjakan satu kali atau bagian dari tren yang lebih berkelanjutan. Para ekonom memproyeksikan perolehan pekerjaan 203.000, sementara upah diperkirakan naik 0,3% untuk bulan ini dan 4,8% secara tahunan.
Indeks dolar naik setinggi 105,65, melonjak 1,3% dan tertinggi sejak 6 Desember. Euro turun 1,28% menjadi US$ 1,0548. Greenback mencapai 137,17 yen Jepang, naik sekitar 0,9% dan tertinggi sejak 20 Desember. Sterling tergelincir 1,68% menjadi US$1,1824, setelah mencapai US$1,1822, level terendah sejak 21 November. Dolar Australia jatuh 2,24% menjadi US$0,6582, terendah sejak 11 November.
Mata uang Australia telah meluncur setelah bank sentral Australia (RBA) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade, seperti yang diharapkan, tetapi menyatakan pengetatan mungkin hampir selesai. (Ant/Z-3)
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Sejumlah Senator Republik berbalik melawan Trump, mengancam akan memblokir nominasi petinggi The Fed sebagai protes atas investigasi kriminal terhadap Jerome Powell.
IHSG Sesi I ditutup stagnan di 8.884. Simak analisis dampak depresiasi Rupiah, rekor harga emas ATH, hingga guncangan investigasi kriminal Jerome Powell.
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Wall Street bereaksi keras atas ancaman terhadap independensi The Fed. Emas cetak rekor tertinggi saat investor mulai meragukan kredibilitas ekonomi AS.
The Fed kembali memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, tetapi perbedaan pandangan di internal bank sentral AS membuat arah kebijakan selanjutnya belum jelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved