Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (28/2) sore ditutup melemah dipimpin oleh sektor infrastruktur. IHSG ditutup melemah 11,54 poin atau 0,17% ke posisi 6.843,2. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,11 poin atau 0,54% ke posisi 942,9.
"IHSG cenderung lesu di mana berlawanan arah dengan mayoritas indeks global yang menguat di tengah rilis indeks manufaktur yang tertekan semakin dalam," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas di Jakarta, Selasa. Dari mancanegara, Jepang membawa katalis positif karena penjualan ritel bulanan terakselerasi sebesar 1,9% year on year (yoy) dari sebelumnya terkontraksi cukup dalam hingga minus 4%. Hal tersebut membawa angka tahunannya terakselerasi sebesar 6,3% dari sebelumnya sebesar 3,8%.
Adapun, kedua capaian tersebut secara bulanan maupun tahunan mampu berada di atas ekspektasi pasar yang masing-masing sebesar 1,5% dan 4%. Dengan penjualan ritel yang meningkat dan tingkat inflasi Jepang yang sudah berada di level 4% bisa dipertimbangkan kebijakan moneter yang agresif dalam waktu dekat. Dari dalam negeri, pasar bersiap menantikan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi Februari 2023 pada Rabu (1/3), yang bersamaan dengan laporan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Februari 2023.
Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat yaitu industri paling tinggi mencapai 3,46% diikuti transportasi dan energi naik masing-masing 2,83% dan 1,46%. Lima sektor terkoreksi yakni infrastruktur turun paling dalam hingga 0,96% diikuti barang konsumen primer dan keuangan yang masing-masing turun 0,62% dan 0,42%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu FUTR, BABP, SINI, UNTR, dan MYTX. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni WIRG, TAYS, TRIS, PADA, dan BSBK.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.236.850 kali transaksi. Saham yang diperdagangkan sebanyak 19,75 miliar lembar senilai Rp14,63 triliun. Harga 230 saham naik, 284 saham menurun, dan 222 tidak bergerak. Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 21,60 poin atau 0,08% ke 27.445,6, indeks Hang Seng melemah 157,57 poin atau 0,79% ke 19.785,9, 27.424,0, indeks Shanghai menguat 21,58 poin atau 0,66% ke 3.279,6, dan indeks Strait Times menguat 1,63 poin atau 0,05% ke 3.264,8. (Ant/OL-14)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved