Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Dewan Energi Indonesia (DEN) Djoko Siswanto menilai besaran rencana insentif pembelian motor listrik baru dan konversi motor listrik sebesar Rp7 juta, dapat meringankan masyarakat karena ada keterjangkauan harga.
Menurutnya, dengan harga motor listrik termurah sekitar Rp11 juta, masyarakat menanggung biaya pembelian sebesar Rp4 juta.
"Ini terjangkau banget. Pas saya lihat di pameran beberapa waktu lalu, ada harga (motor listrik) Rp11 jutaan. Kalau dikasih Rp7 juta, kan cuma mengeluarkan Rp4 juta," tuturnya, Kamis (23/2).
Baca juga: Jokowi: Semua Komponen Mobil Listrik Ada di Indonesia
Masyarakat perlu memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan bahan bakar fosil. Konsumen bisa mengganti motor konvensional dengan motor listrik, atau mengonversi motor tersebut ke kendaraan listrik.
"Ini tinggal tergantung konsumen. Kalau beli baru, motor lamanya bisa dijual. Kalau konversi ke motor listrik tidak perlu dijual," jelas Djoko.
"Harga konversi yang sekitar Rp10 juta, dengan ada insentif Rp7 juta, berarti tambah Rp3 juta. Tinggal konsumen cek mana yang lebih ekonomis. Ganti motor lama atau dikonversi ke motor listrik," imbuhnya.
Baca juga: Moeldoko: Insentif Pacu Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik
Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral Dan Batubara Irwandy Arif menyebut dalam upaya percepatan implementasi kendaraan listrik, ditargetkan 300 ribu motor listrik dan konversi motor listrik digunakan masyarakat pada 2023.
"Jumlah ini akan bertambah menjadi 600 ribu unit motor listrik dan konversi motor listrik pada 2024," ungkap Irwandy.
Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan program insentif Rp7 juta per unit akan disalurkan ke 200 ribu unit konversi motor listrik hingga 2024. Pihaknya menyiapkan anggaran hingga Rp1,05 triliun untuk insentif konversi motor listrik.(OL-11)
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Kebijakan pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 dipandang sebagai stimulus positif.
Tahun 2026 sebagai fase pendewasaan pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Agus belum membuka secara rinci poin-poin usulan insentif tersebut.
Jika membeli kendaraan energi baru (NEV), konsumen bisa memperoleh subsidi sebesar 12% dari harga mobil, dengan batas maksimal 20.000 yuan (sekitar Rp47,7 juta).
Kemungkinan kendaraan listrik berbasis baterai LFP (lithium ferro phosphate) mendapat stimulus lebih kecil, sedangkan EV dengan bahan baku nikel mendapat stimulus lebih besar.
Pakar energi STT Migas Balikpapan, Andi Jumardi menilai Indonesia mampu secara mandiri karena memiliki cadangan bahan baku nuklir yang melimpah.
KETUA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan membantah kabar yang menyebut rencana pembatalan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Tambang Emas Martabe.
Penunjukan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai anggota Dewan Energi Nasional memberikan kepastian arah kebijakan ketahanan energi bagi sektor industri.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan apresiasi atas pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Rabu (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
Pemerintah menargetkan interkoneksi antarpulau Sumatra-Jawa akan terwujud di tahun 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved