Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko menegaskan dengan adanya insentif akan memacu pengembangan industri kendaraan listrik.
Pada Maret 2023, pemerintah akan mengucurkan insentif pembelian motor listrik baru dan konversi motor listrik sebesar Rp7 juta per unit. Untuk pembelian mobil listrik baru, pemerintah akan menanggung pajak 10%, dan 1% dibebankan ke konsumen.
"Kebijakan insentif ini akan memicu masyarakat untuk membeli dan bisa memacu pertumbuhan industri kendaraan listrik ke depannya," ujar Moeldoko saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (21/2).
Pendiri perusahaan pembuat bus listrik yang dinamakan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) ini meyakini dengan guyuran insentif dari pemerintah dapat memberi kemudahan bagi konsumen kendaraan listrik karena ada keterjangkauan harga serta penghematan dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Dari data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) disebutkan, pengguna motor listrik dapat menghemat pengeluaran BBM hingga Rp2,68 juta per tahun. Penghematan BBM itu sebesar 335 liter per tahun, baik dari satu unit konversi motor listrik atau dari motor listrik baru.
"Bagi Periklindo kebijakan insentif ini positif karena memberi kemudahan dan perlu ada sosialisasi kepada masyarakat agar mengubah kebiasaan dengan beralih ke kendaraan listrik," pungkas Moeldoko.
Dihubungi terpisah, pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengungkapkan harus ada insentif lain yang diberikan selain keringanan pajak pembelian mobil listrik untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, mulai dari sisi produksi hingga pemasaran.
Dari sisi produksi, pemberian insentif fiskal untuk industri kendaraan listrik bisa terus dilakukan seperti pembebasan pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM), bea masuk nol persen, dan keringanan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Upaya tersebut, kata Fahmy, dapat menarik lebih banyak investor ke Indonesia untuk investasi pengembangan kendaraan listrik. Sehingga, Indonesia bisa banyak memproduksi kendaraan listrik di dalam negeri.
"Insentif ini suatu hal yang lazim diberikan negara maju seperti Jepang, Amerika. Negara berkembang India, Sri Lanka, Thailand juga sama. Ini agar berlomba-lomba menghasilkan mobil listrik supaya tidak ketinggalan," ungkap Fahmy. (OL-8)
Pusat Riset Teknologi Transportasi (PRTT) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah melakukan riset konversi mobil berbahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik.
Konversi motor listrik pada 2024 sebanyak 1.111 unit. Capaian tersebut meningkat pesat dari realisasi 2023 yang hanya sebanyak 145 unit.
KEMAMPUAN mekanik anak muda Indonesia semakin mumpuni. Itu menjadi penting karena Kendaraan listrik kini memang semakin digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Pemerintah menargetkan 6 juta unit motor berbahan baku konvensional menjadi motor listrik. Target tersebut direncanakan bisa tercapai hingga tahun 2030.
Kementerian ESDM telah meningkatkan insentif konversi menjadi Rp10 juta dan melalui dukungan CSR, biaya konversi dapat digratiskan bagi masyarakat.
Boyke juga menekankan pentingnya peningkatan koordinasi antara berbagai pihak terkait dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap manfaat kendaraan listrik.
PELAKU industri kendaraan listrik terus mencari cara untuk memperluas adopsi pasar di tengah sensitivitas harga dan pertimbangan jarak tempuh konsumen.
United E-Motor menghadirkan beragam lini produk yang dirancang khusus untuk penggunaan sehari-hari.
PENGEMBANGAN ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi terus dipercepat.
GJAW 2025 menjadi momentum penting bagi produsen motor listrik untuk memperkuat persaingan dan mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Setelah meluncurkan motor listrik FOX-R, Polytron siap meluncurkan kembali motor listrik yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman serta intuitif.
TREN kendaraan listrik terus berkembang pesat, namun hanya sedikit yang mampu memadukan efisiensi masa kini dengan pesona masa lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved