Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengungkapkan insentif untuk industri kendaraan listrik masih terus dimatangkan di Kementerian Keuangan. Penghitungan rinci masih dilakukan demi memastikan pelaku usaha bisa memperoleh manfaat sehingga pengembangan industri tersebut semakin masif ke depan.
"Insentif masih dihitung terus oleh Kementerian Keuangan. Berapa untuk yang mobil, dan berapa untuk motor. Tapi yang didahulukan adalah motor dulu," ujar Jokowi usai membuka Indonesia International Motor Show di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/2).
Menurutnya, saat ini, tanpa diberi insentif sekalipun, sektor kendaraan roda empat sudah bergerak cukup kencang. Itu tidak terlepas dari permintaan yang tinggi di masyarakat.
"Tadi saya tanya ada yang antre setahun. Ada yang enam bulan, dua bulan indent. Apa lagi kalau nanti diberi insentif," tuturnya.
Baca juga: Pemerintah Prioritaskan Beri Insentif Motor Listrik
Selain memberi stimulus, pemerintah juga mendorong industri untuk fokus pada produksi barang-barang yang berkaitan dengan kendaraan listrik.
"Investor sekarang kalo dia ingin membuat katoda atau prekusor kita bilang stop dulu, harus masuk ke EV baterai. Sehingga kita bisa mendapat nilai tambah yang lebih dari industri yang kita miliki," ucap mantan wali kota Solo itu.
Jokowi mengatakan itu adalah langkah yang wajar mengingat saat ini banyak negara berlomba-lomba untuk menjadi pemain utama dalam induatri electric vehicle.
"Semua negara mendorong pengunaan mobil listrik, jadu industri otomotif Tanah Air harus mulai melihat tren ini. Sedikit demi sedikit menggeser industri ke arah tren yang hampir semua negara saat ini ke arah itu," pungkas Jokowi.(OL-5)
Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
Sebanyak 180 ribu mobil listrik diprediksi mudik Lebaran 2026. Kemenko Infrastruktur & Entrev pastikan kesiapan SPKLU dan layanan pendukung bagi pemudik EV.
Disediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak 13 unit di Rest Area Km 575 B dan 14 unit di Rest Area KM 575 A, yang beroperasional 24 jam.
Pemerintah percepat industri baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Entrev dan ESDM fokus siapkan SDM kompeten untuk dukung ekosistem EV nasional.
Maxus Indonesia meresmikan flagship dealer di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
TRANSISI energi kerap dipahami sebagai agenda teknokratis: menurunkan emisi, membangun pembangkit surya, mempercepat kendaraan listrik.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Kebijakan pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 dipandang sebagai stimulus positif.
Tahun 2026 sebagai fase pendewasaan pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Agus belum membuka secara rinci poin-poin usulan insentif tersebut.
Jika membeli kendaraan energi baru (NEV), konsumen bisa memperoleh subsidi sebesar 12% dari harga mobil, dengan batas maksimal 20.000 yuan (sekitar Rp47,7 juta).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved