Selasa 24 Januari 2023, 06:15 WIB

Harga Emas Naik Didorong Pesimisme Kenaikan Suku Bunga

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Emas Naik Didorong Pesimisme Kenaikan Suku Bunga

dok.ant
Logam mulia, emas.

 

HARGA emas terdongkrak pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (24/3/2023), mencatat kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut ditopang oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera berhenti menaikkan suku bunganya, namun penguatan dolar membatasi keuntungan lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, sedikit menguat 0,40 dolar AS atau 0,02 persen menjadi ditutup pada 1.928,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi di 1.936,70 dolar AS dan terendah di 1.912,50 dolar AS.

Emas berjangka terdongkrak 4,30 dolar AS atau 0,22 persen menjadi 1.928,20 dolar AS pada Jumat (20/1/2023), setelah terangkat 16,90 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.923,90 dolar AS pada Kamis (19/1/2023), dan jatuh 2,90 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.907,00 dolar AS pada Rabu (18/1/2023).

Volume perdagangan di pasar logam mulia juga relatif lebih kecil di awal pekan ini, di tengah libur pasar di beberapa negara Asia, terutama China, untuk Tahun Baru Imlek. Pasar China akan ditutup untuk sisa minggu ini.

Emas tetap berada di level tertinggi sejak April 2022. Pasar memperkirakan bahwa meskipun Federal Reserve terus menaikkan suku bunganya dengan kecepatan yang melambat, bank sentral akan segera menghentikan kenaikan suku bunga karena tekanan inflasi terus berkurang.

Fokus minggu ini tepat pada data PDB kuartal keempat AS, yang akan dirilis pada Kamis (26/1/2023). Pertumbuhan diperkirakan melambat pada kuartal keempat dari kuartal ketiga, karena dampak kebijakan moneter yang lebih ketat mulai dirasakan oleh perekonomian.

Sementara itu, Indeks Utama Ekonomi AS dari The Conference Board yang dirilis pada Senin (23/1/2023) mencatat penurunan 1,0 persen menjadi 110,5 pada Desember, menyusul penurunan 1,1 persen pada November, memberikan dukungan terhadap emas.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 38,1 sen atau 1,59 persen, menjadi menetap di 23,554 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April meningkat 8,50 dolar AS atau 0,81 persen, menjadi ditutup pada 1.056,30 dolar per ounce. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Tertinggi dalam 5 Tahun, Penjualan Alat Berat Kobex Tumbuh 41% di 2022

Baca Juga

Dok. Converse

Koleksi Musim Semi 2023 Converse Tonjolkan Gaya Futuristik dan Inovatif

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 21:22 WIB
Chuck Taylor All Star Construct yang tetap setia mengusung DNA Chuck dengan ciri khas khusus, namun dengan beberapa elemen yang...
Ist

Kuasa Hukum Dua Perusahaan Minta Pailit BUMN PT Istaka Karya Dibatalkan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 21:07 WIB
Amos Cadu Hina menilai BUMN PT Istaka Karya masih meninggalkan sejumlah utang puluhan miliar rupiah dari subkontraktor dan suplier...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Menteri BUMN Fokus Tingkatkan Kedaulatan Pangan dan Energi Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 19:36 WIB
Terbaru, Erick Thohir membentuk Sugar Co untuk menjaga ketahanan pangan dan energi di tengah ancaman ketidakpastian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya